Wujud Empati, Pemkab Tabanan Salurkan Bantuan bagi Keluarga Terdampak Pengeroyokan di Batunya dan Sidatapa

0
42
Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga terdampak pengeroyokan di Banjar Juuk Legi, Desa Batunya.
Foto: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga didampingi jajaran Pemkab Tabanan menyerahkan santunan dan paket sembako kepada keluarga terdampak pengeroyokan di Desa Batunya sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, Kamis (31/7/2026).

TABANAN, KEN-KENKHABARE– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menunjukkan kepedulian terhadap keluarga yang terdampak peristiwa pengeroyokan di Banjar Juuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti. Atas arahan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga turun langsung menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga terdampak, Kamis (31/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk empati pemerintah daerah sekaligus dukungan moral bagi masyarakat yang mengalami musibah. Wabup Dirga didampingi Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Sosial P3A, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan, Camat Baturiti, Perbekel Desa Batunya, Bendesa Adat Juuk Legi, serta tokoh masyarakat setempat.

Bertempat di Balai Banjar Juuk Legi, Wabup Dirga menyerahkan bantuan berupa santunan uang tunai dan paket sembako kepada keluarga terdampak sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Baca Juga:  Gubernur Koster Minta Masyarakat Tak Terprovokasi, Jaga Bali Tetap Aman dan Kondusif

Usai kegiatan di Batunya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, untuk menyerahkan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Bantuan yang diberikan berupa santunan uang tunai dan paket sembako sebagai bentuk belasungkawa sekaligus dukungan kepada keluarga yang sedang berduka.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menjelaskan bahwa sejak awal Pemerintah Kabupaten Tabanan telah melakukan koordinasi intensif bersama Bupati Tabanan serta Kepolisian Resor Tabanan guna memantau perkembangan penanganan kasus tersebut.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan wujud tanggung jawab pemerintah daerah untuk memberikan dukungan moral serta memastikan masyarakat tetap memperoleh perhatian di tengah situasi yang terjadi.

“Kehadiran pemerintah hari ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami kepada masyarakat yang terdampak. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga serta memberikan semangat untuk bangkit kembali,” ujar Dirga.

Wabup juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa setiap persoalan harus diselesaikan melalui jalur hukum, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Apresiasi Tabanan Hustle 3x3 Vol 2, Tegaskan Komitmen Cetak Atlet Basket Berprestasi

“Mari kita jadikan kejadian ini sebagai pelajaran bersama. Apa pun persoalannya, laporkan kepada pihak yang berwenang. Jangan sampai tindakan main hakim sendiri kembali terjadi karena dampaknya sangat besar bagi semua pihak,” tegasnya.

Selain itu, Dirga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar dan tetap menjaga persaudaraan serta keharmonisan sosial.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersabar dan saling memahami kondisi yang sedang dihadapi. Pemerintah akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat. Mari bersama-sama memulihkan suasana sehingga kerahayuan dan keharmonisan dapat kembali terwujud,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan akan terus memberikan pendampingan kepada masyarakat terdampak sekaligus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar situasi tetap kondusif dan proses penegakan hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pewarta/Editor: I Nyoman Arta Wirawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here