
Upaya Percepatan Pembangunan Berbasis Partisipasi Masyarakat
DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Pemerintah Kota Denpasar mendorong peningkatan peran serta masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan melalui penguatan swadaya masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Swadaya Murni yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Denpasar di Gedung Dharma Negara Alaya, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang dibuka Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa tersebut melibatkan 475 peserta, terdiri atas kepala lingkungan (kaling), kepala dusun (kadus), serta unsur perangkat desa dan kelurahan se-Kota Denpasar.
Dalam arahannya, Arya Wibawa mengatakan keberhasilan pembangunan Kota Denpasar tercermin melalui berbagai indikator yang tercantum dalam Indikator Kinerja Utama (IKU). Indikator tersebut mencakup sejumlah sektor, antara lain pendidikan, kesehatan, kemiskinan, pengelolaan lingkungan hidup, serta pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, IKU tidak hanya menjadi dokumen untuk mengukur kinerja pemerintah, tetapi juga menjadi pedoman dalam menentukan arah dan tujuan pembangunan Kota Denpasar. Untuk mencapai target tersebut, dukungan dan partisipasi masyarakat dinilai memiliki peran penting.
“Kemandirian, inisiatif dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat adalah salah satu kunci utama percepatan ke depan. Untuk itu, saya mengajak para perangkat desa/kelurahan, kecamatan, hingga para kaling dan kadus untuk dapat menggali, menemukan dan menumbuhkan terbangunnya swadaya masyarakat,” kata Arya Wibawa.
Arya Wibawa berharap sosialisasi tersebut dapat membangun kesepahaman antara pemerintah dan masyarakat mengenai peran swadaya dalam pembangunan.
Kesepahaman tersebut diharapkan dapat menghasilkan strategi yang aplikatif di tingkat banjar, desa, dan kelurahan, sehingga berbagai potensi masyarakat dapat bergerak secara terarah serta bersinergi dengan program pembangunan pemerintah.
“Potensi swadaya masyarakat ke depan dapat melahirkan inovasi-inovasi yang berbasis komunitas dan dapat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kota Denpasar I Wayan Yusswara menjelaskan, sosialisasi tidak hanya menjadi pembekalan mengenai swadaya masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelaporan nilai pelaksanaan Swadaya Murni dan Swadaya Penunjang.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelaporan diperlukan agar data swadaya masyarakat dapat mendukung pencapaian IKU Pemerintah Kota Denpasar.
Secara garis besar, peserta diberikan pemahaman mengenai jenis dan program kegiatan masyarakat yang dapat dipetakan ke dalam kategori Swadaya Murni dan Swadaya Penunjang. Peserta juga dibekali materi mengenai pengolahan sumber data untuk menggali dan memetakan berbagai kegiatan masyarakat sehingga data yang diinput dapat lebih tepat.
“Harapan kami, kegiatan ini akan berdampak terhadap peningkatan capaian Swadaya Masyarakat dalam mendukung pembangunan,” ujar Yusswara.
Melalui sosialisasi tersebut, Pemkot Denpasar berharap potensi swadaya masyarakat dapat teridentifikasi dan terdokumentasi dengan lebih baik, sekaligus menjadi bagian dari dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan di tingkat banjar, desa, dan kelurahan.
Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Humaspemkotdps


