Pemkot Denpasar Gelar Gerakan Tanam Padi Cakrabuana Agritan, Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi Kemarau

0
70
pertanian
Foto: Gertam Padi Varietas Cakrabuana Agritan yang dilaksanakan Dinas Pertanian Kota Denpasar, pada Kamis (23/7) di Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara.

Bantuan Benih Disalurkan untuk Areal 205 Hektare pada 15 Subak di Kota Denpasar

DENPASAR, KEN-KEN – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pertanian menggelar Gerakan Tanam Padi Varietas Cakrabuana Agritan di Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (23/7).

Gerakan tersebut menjadi langkah antisipatif menghadapi musim kemarau sekaligus mendorong peningkatan produksi padi pada musim tanam Juli–Agustus 2026. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Pemkot Denpasar dalam menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan lahan pertanian perkotaan.

Gerakan tanam diawali dengan penanaman padi secara simbolis pada lahan seluas 10 are yang merupakan bagian dari kawasan Subak Sembung seluas lima hektare.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Denpasar, I G.A.N. Anggreni Suwari, mewakili Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Lurah Peguyangan I Gede Sudi Arcana, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Bali, pekaseh, penyuluh pertanian, serta para petani.

Baca Juga:  Perkuat Kepastian Hukum Aset, Wawali Arya Wibawa Hadiri Penyerahan Sertifikat Tanah Pura dan Aset Pemda

Momentum tersebut sekaligus menandai dimulainya penyaluran bantuan benih padi varietas Cakrabuana Agritan untuk areal tanam seluas 205 hektare yang tersebar pada 15 subak di Kota Denpasar.

Mewakili Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, I G.A.N. Anggreni Suwari menjelaskan varietas Cakrabuana Agritan dipilih karena memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap kondisi musim kemarau.

Varietas tersebut juga dinilai memiliki potensi hasil tinggi sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Kota Denpasar.

“Melalui Gerakan Tanam ini, pemerintah berharap para petani segera memanfaatkan bantuan benih yang telah disalurkan agar proses tanam dapat berlangsung tepat waktu,” ujarnya.

Ia mengatakan, percepatan tanam merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga keberlanjutan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan luas tambah tanam di tengah tantangan perubahan iklim.

Gerakan tanam serempak juga menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui penyediaan benih unggul yang berkualitas.

Dengan penanaman yang dilakukan secara serempak, pertumbuhan tanaman diharapkan menjadi lebih merata. Langkah tersebut juga dapat membantu menekan risiko serangan organisme pengganggu tanaman serta meningkatkan efektivitas pengelolaan air dan produktivitas panen.

Baca Juga:  Siswa SD di Denpasar Dikenalkan Mesolah dan Megending, Jaya Negara: Momentum Tanamkan Budaya Bali Sejak Dini

Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat sektor pertanian melalui berbagai program strategis, mulai dari penyediaan sarana produksi, penyaluran benih unggul, pendampingan intensif oleh penyuluh pertanian, hingga penerapan inovasi teknologi budidaya.

“Sinergi antara pemerintah, penyuluh, pekaseh, dan petani diharapkan mampu menjaga keberlangsungan pertanian perkotaan, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus melestarikan sistem subak sebagai warisan budaya yang tetap hidup di tengah perkembangan Kota Denpasar,” ujar Anggreni Suwari.

Keberadaan Subak Sembung dan subak-subak lainnya di Kota Denpasar memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai kawasan produksi pangan, tetapi juga dalam menjaga keseimbangan lingkungan, sistem tata air, serta keberlanjutan nilai sosial dan budaya masyarakat Bali.

Melalui Gerakan Tanam Padi Cakrabuana Agritan, Pemkot Denpasar berharap produksi padi pada musim tanam 2026 tetap terjaga sekaligus meningkatkan kesiapan petani dalam menghadapi perubahan pola musim dan potensi kekeringan.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here