Arya Wibawa Kembali Dilantik sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Denpasar 2025–2030

0
80
Foto: Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa kembali dilantik sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar untuk masa bakti 2025–2030, (17/4).


Tekankan sinergi pembinaan karakter, pelestarian budaya, dan kepedulian lingkungan

DENPASAR, KEN-KEN – Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa kembali dilantik sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar untuk masa bakti 2025–2030. Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar, Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar masa bakti 2025–2030, yang digelar di Gedung Graha Sewaka Dharma (GSD) Lumintang, Denpasar, Jumat (17/4/2026).

Usai dilantik, Arya Wibawa juga langsung melantik sejumlah badan kelengkapan dan pendukung Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Denpasar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. (Cok Ace) beserta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Cok Ace menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat tata kelola organisasi Pramuka di tingkat cabang. Ia mengapresiasi Kwarcab Pramuka Kota Denpasar yang telah menuntaskan seluruh tahapan administrasi, termasuk rekomendasi dari Wali Kota Denpasar untuk susunan kepengurusan Mabicab, Kwarcab, hingga LPK.

Baca Juga:  Patroli Keimigrasian Rutin Digelar, Koster Tekankan Sinergi Lintas Lembaga Jaga Keamanan Bali

Menurutnya, amanah yang kini diemban para pengurus merupakan bentuk kepercayaan besar untuk terus memajukan pendidikan karakter generasi muda di Kota Denpasar. Ia juga menyoroti tantangan zaman yang semakin dinamis, terutama di era digital, sehingga struktur organisasi Pramuka perlu adaptif terhadap perkembangan baru. Karena itu, Kwarda Bali mendukung adanya bidang Hubungan Masyarakat, Data, dan Digital dalam kepengurusan baru agar Gerakan Pramuka tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Saya berharap Kwarcab Pramuka Kota Denpasar terus bersinergi dengan Kwarda Pramuka Bali dalam mensukseskan program-program strategis ke depan. Mari kita jadikan semangat kolaborasi sebagai dasar untuk menciptakan inovasi-inovasi baru, baik dalam pembinaan anggota Pramuka muda maupun pengembangan anggota Pramuka dewasa,” tegas Cok Ace.

Sementara itu, Arya Wibawa dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar untuk terus memajukan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter yang strategis.

“Kepercayaan ini tentu bukan sekadar kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus memajukan gerakan Pramuka di Kota Denpasar. Kita semua menyadari bahwa gerakan Pramuka bukan sekadar organisasi kegiatan kepemudaan, tetapi merupakan wadah pendidikan karakter yang sangat strategis dalam menyiapkan generasi muda yang beriman, berkarakter kuat, cinta tanah air, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan,” paparnya.

Baca Juga:  Menteri LH Hanif Faisol Apresiasi 60 Persen Warga Denpasar Sudah Memilah Sampah

Arya Wibawa menekankan bahwa dalam pembangunan Kota Denpasar, Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berbudaya. Karena itu, pada masa bakti 2025–2030, pengurus Kwarcab akan memperkuat sejumlah fokus pembinaan, di antaranya penguatan karakter generasi muda, pelestarian seni dan budaya Bali, serta kepedulian terhadap lingkungan, khususnya persoalan sampah.

Ia menilai isu lingkungan saat ini menjadi tantangan serius yang harus dijawab bersama, termasuk oleh Gerakan Pramuka. Menurutnya, Pramuka harus tampil sebagai pelopor gerakan edukasi dan aksi nyata peduli lingkungan, baik di wilayah pesisir maupun lingkungan masyarakat. Kegiatan seperti bakti resik serentak, edukasi pengelolaan sampah sederhana, pengurangan penggunaan plastik, dan aksi bersih lingkungan secara berkelanjutan dinilai penting untuk terus dihidupkan.

“Saya percaya bahwa Pramuka adalah gerakan pendidikan yang mengajarkan anak-anak untuk mencintai alam sekaligus menjaga kelestariannya,” ungkap Arya Wibawa.

Selain lingkungan, Arya Wibawa juga menyoroti pentingnya penguatan nasionalisme dan semangat kebangsaan, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembinaan Pramuka. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan sangat bergantung pada kekuatan para pembina. Baginya, pembina yang kuat akan melahirkan Pramuka yang hebat, dan Pramuka yang hebat akan melahirkan generasi masa depan yang unggul.

Baca Juga:  Dharma Shanti Nasional Nyepi Saka 1948 di Bali Gaungkan Harmoni, Persaudaraan, dan Pengendalian Diri

Pada akhir sambutannya, Arya Wibawa mengajak seluruh unsur Pramuka di Kota Denpasar, mulai dari Majelis Pembina Cabang, pengurus kwartir, para pembina, hingga anggota Pramuka, untuk bersama-sama memperkuat Gerakan Pramuka sebagai gerakan pendidikan yang relevan dengan zaman, peduli lingkungan, berakar pada budaya, dan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter serta berdaya saing.

“Mari kita jadikan Pramuka sebagai gerakan pengabdian yang nyata, bukan hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi melalui aksi-aksi yang memberi manfaat bagi masyarakat. Semoga amanah ini dapat kita jalankan dengan penuh dedikasi, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab,” katanya

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here