Bawa Misi Lingkungan, Gubernur Koster Lepas Kontingen Pramuka Bali Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur

0
43
Foto: mage Caption: Gubernur Bali Wayan Koster melepas Kontingen Pramuka Bali menuju Jambore Nasional XII di Cibubur.

DENPASAR, KEN-KENKHABARE.COM – Gubernur Bali Wayan Koster selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Bali melepas Kontingen Pramuka Bali yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur.

Pelepasan kontingen berlangsung di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Jumat (7/8/2026). Pelepasan ditandai dengan pemakaian jaket kontingen dan penyerahan bendera kepada pimpinan kontingen oleh Gubernur Koster.

Sebanyak 352 anggota Pramuka Bali akan mengikuti Jambore Nasional XII yang dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 21 Agustus 2026. Dalam keikutsertaan kali ini, Kontingen Pramuka Bali tidak hanya membawa misi untuk memperkenalkan budaya dan kearifan lokal Bali, tetapi juga membawa misi lingkungan dengan menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber serta meminimalkan penggunaan plastik selama kegiatan berlangsung.

Dalam arahannya, Gubernur Koster mengaku bahagia dapat hadir di tengah para anggota Pramuka Bali. Ia juga mengenang masa sekolah ketika dirinya aktif mengikuti kegiatan kepramukaan.

Menurut Koster, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan jati diri generasi muda. Kegiatan kepramukaan tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, serta sikap positif dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pramuka adalah gerakan positif yang bertujuan membangun disiplin, karakter dan jati diri generasi muda,” ujar Koster.

Ia menegaskan, pembentukan karakter melalui Gerakan Pramuka sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Bali yang unggul.

Menurutnya, SDM unggul tidak cukup hanya memiliki kemampuan intelektual dan profesional, tetapi juga harus memiliki karakter, jati diri, serta memegang teguh identitas dan nilai-nilai budaya Bali.

“Kalau kemampuan kognitif dan profesionalnya itu nomor dua. Yang pertama harus baik dan beradab,” tegasnya.

Gubernur yang berasal dari Desa Sembiran, Buleleng, tersebut mengatakan karakter masyarakat Bali yang dikenal santun dan baik merupakan salah satu keunggulan yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

“Jumlah kita sedikit, tapi karakter itulah yang menjadi keunggulan SDM kita sehingga banyak yang jago dan mampu berkiprah di kancah nasional,” imbuhnya.

Karena itu, Koster berharap seluruh anggota Pramuka Bali yang mengikuti Jambore Nasional XII dapat menunjukkan karakter dan jati diri sebagai generasi muda Bali. Para peserta juga diharapkan mampu memperkenalkan budaya, tradisi, serta kearifan lokal Bali kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Koster juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Ia meminta para peserta memanfaatkan momentum Jambore Nasional sebagai kesempatan untuk belajar, membangun persahabatan, meningkatkan kemampuan, sekaligus menunjukkan prestasi.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan baik. Sebab kegiatan ini akan membangun semangat kompetisi, Nak Bali harus jengah dan tunjukkan yang terbaik,” pungkasnya.

352 Kontingen Bawa Misi Lingkungan

Foto: Gubernur Bali Wayan Koster melepas Kontingen Pramuka Bali menuju Jambore Nasional XII di Cibubur, berfoto bersama. (Dok.Humas PemprovBali).

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), dalam laporannya menyampaikan bahwa Kontingen Pramuka Bali yang diberangkatkan ke Jambore Nasional XII berjumlah 352 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 288 Pramuka Penggalang, 36 pembina atau pendamping, 18 pimpinan kontingen cabang, dan 10 pimpinan kontingen daerah.

Baca Juga:  Gubernur Koster Jajaki Obligasi Daerah ke DKI Jakarta, Badung Siap Gunakan Skema Creative Financing untuk Percepat Infrastruktur

Cok Ace menjelaskan, seluruh peserta telah melalui proses seleksi, pemusatan latihan, serta pembekalan sebelum diberangkatkan mengikuti Jambore Nasional XII.

“Pemilihan peserta telah melalui seleksi, pemusatan latihan dan pembekalan yang matang,” jelasnya.

Selain memperkenalkan budaya dan kearifan lokal Bali, Kontingen Bali juga membawa misi khusus di bidang lingkungan. Selama mengikuti kegiatan di Cibubur, para peserta akan menerapkan budaya pengelolaan sampah berbasis sumber dan berupaya meminimalkan penggunaan plastik.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan praktik pengelolaan lingkungan yang selama ini terus didorong di Bali, sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan keikutsertaan 352 anggota Pramuka, Kontingen Bali diharapkan mampu membawa nama baik daerah, memperkuat persaudaraan dengan Pramuka dari seluruh Indonesia, serta menorehkan prestasi dalam Jambore Nasional XII.

Baca Juga:  Hadiri Pelantikan Pengurus GPEI, Gubernur Koster Dorong Bali Jadi Hub Ekspor Produk Nusantara

Lebih dari itu, pengalaman selama mengikuti Jambore Nasional diharapkan dapat menjadi bekal bagi generasi muda Bali untuk tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta mampu menjaga identitas dan budaya Bali di tengah perkembangan zaman.

Penulis/Editor: I Nyoman Arta W

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here