
BADUNG, KEN-KEN KHABARE – Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, membuka kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMP Negeri 2 Kuta Utara, Senin (3/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia dini melalui edukasi di lingkungan sekolah.
Sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung. Kegiatan tersebut diikuti Kepala SMPN 2 Kuta Utara, para guru, serta ratusan siswa yang tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan.
Dalam sambutannya, Ny. Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa masa remaja merupakan periode yang sangat menentukan masa depan sehingga harus dijaga dari pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkotika.
“Kalian adalah harapan keluarga, kebanggaan daerah, dan penerus bangsa yang kelak akan memajukan Kabupaten Badung. Jangan pernah biarkan rasa ingin tahu yang salah, keinginan mencoba, ataupun tekanan pergaulan menghancurkan masa depan kalian melalui narkoba,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh peserta didik untuk memiliki keberanian mengatakan “tidak” terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, generasi muda harus membangun karakter yang kuat dengan memperkuat keimanan, rajin belajar, aktif berolahraga, berkarya, serta mengikuti berbagai kegiatan positif yang mampu mengembangkan potensi diri.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian antarteman di lingkungan sekolah. Apabila menghadapi persoalan atau tekanan pergaulan, siswa diharapkan tidak ragu berkonsultasi kepada orang tua maupun guru agar mendapatkan solusi yang tepat.
Menurutnya, dampak penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan cita-cita, masa depan, bahkan kehidupan keluarga.
“Pemkab Badung bersama instansi terkait akan terus menggencarkan penyuluhan dan sosialisasi di setiap jenjang pendidikan. Tujuannya membangun benteng pertahanan yang kuat dalam diri setiap anak Badung agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, bebas narkoba, dan siap mewujudkan generasi emas Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari BNN Kabupaten Badung memaparkan berbagai jenis narkotika, modus peredaran yang kini banyak menyasar kalangan pelajar, hingga konsekuensi hukum bagi penyalahguna maupun pengedar narkoba. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat serta berani melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba semakin meningkat sehingga mampu menjadi pelopor lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas narkoba.
Pewarta/Editor: I Nyoman Arta Wirawan


