Jaya Negara Teken Kerja Sama Pembangunan PSEL Denpasar Raya, Dorong Solusi Jangka Panjang Persoalan Sampah

0
284
Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama dengan Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) PSEL Denpasar Raya, beberapa waktu lalu.

DENPASAR, KEN-KEN – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penyiapan dan penyediaan infrastruktur pendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Denpasar Raya.

Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam percepatan penanganan persoalan sampah melalui pendekatan teknologi ramah lingkungan yang terintegrasi lintas wilayah.

“Pemerintah Kota Denpasar bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Badung resmi menandatangani perjanjian kerja sama penyediaan infrastruktur pendukung untuk fasilitas PSEL Denpasar Raya,” ujar Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dalam keterangannya di Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (15/4/2026).

Dalam dokumen yang ditandatangani, kerja sama tersebut mencakup penyiapan dan penyediaan infrastruktur pendukung sebagai fondasi utama bagi pembangunan fasilitas PSEL Denpasar Raya.

Baca Juga:  Pecah! Hari ke-11 IBTK 2026, Pamedek di Pura Agung Besakih Tembus 28 Ribu Orang per Hari

Jaya Negara menegaskan, perjanjian kerja sama ini tidak boleh dipandang semata sebagai langkah administratif, melainkan harus dimaknai sebagai simbol komitmen bersama untuk menjawab persoalan lingkungan yang selama ini menjadi tantangan serius di Bali, khususnya terkait pengelolaan sampah.

Menurutnya, Pemerintah Kota Denpasar siap berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antarwilayah dalam menyiapkan sarana dan prasarana pengolahan sampah berbasis teknologi yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Ia juga berharap ke depan paradigma terhadap sampah dapat berubah, dari yang selama ini dipandang sebagai beban, menjadi sumber energi yang bernilai dan dapat diolah menjadi listrik.

“Kita harapkan PSEL ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan sampah di Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jaya Negara mengungkapkan bahwa pembangunan fisik proyek ini ditargetkan dapat segera dimulai. Sebagai informasi, proyek PSEL Denpasar Raya yang akan berlokasi di kawasan dekat Pelabuhan Benoa ditargetkan memasuki tahap groundbreaking pada pertengahan tahun 2026.

Baca Juga:  Seluruh Fraksi DPRD Bali Dukung Dua Raperda Strategis Usulan Gubernur Koster

Menurutnya, langkah ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam dalam menghadapi permasalahan sampah, melainkan terus berupaya menghadirkan solusi yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta lingkungan Bali.

“Mudah-mudahan PSEL Denpasar Raya ini tidak hanya mampu mengurangi volume sampah secara signifikan, tetapi juga mendukung ketahanan energi daerah,” jelasnya.

Pembangunan PSEL Denpasar Raya diharapkan menjadi tonggak penting dalam transformasi sistem pengelolaan sampah di Bali, sekaligus mendukung upaya mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di masa depan.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here