Pecah! Hari ke-11 IBTK 2026, Pamedek di Pura Agung Besakih Tembus 28 Ribu Orang per Hari

0
213
Hari ke-11 IBTK 2026, Pamedek di Pura Agung Besakih Capai 28 Ribu Orang

Panyineban Dilaksanakan Tanggal 23 April 2026

KARANGASEM, KEN-KEN – Memasuki hari ke-11 pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026, arus pamedek yang datang ke Pura Agung Besakih terus membludak. Pada Senin (13/4/2026), ribuan umat dari berbagai kabupaten/kota di Bali hingga luar daerah memadati kawasan pura terbesar di Pulau Dewata itu untuk menghaturkan sembah bakti.

Kepadatan paling terasa di area Penataran Agung, yang menjadi pusat prosesi sekaligus titik utama persembahyangan. Sepanjang hari, kawasan ini nyaris tidak pernah sepi karena pamedek datang silih berganti dalam setiap sesi persembahyangan.

Seorang pecalang yang bertugas di lokasi menyebutkan bahwa dalam satu sesi persembahyangan, area Penataran Agung mampu menampung sekitar 1.200 pamedek. Dengan durasi setiap sesi berkisar antara 40 hingga 60 menit, jumlah pamedek yang mengikuti persembahyangan setiap hari diperkirakan mencapai 28 ribu orang, khususnya di kawasan Penataran Agung.

Baca Juga:  Seluruh Fraksi DPRD Bali Dukung Dua Raperda Strategis Usulan Gubernur Koster

Lonjakan jumlah pamedek ini menunjukkan tingginya antusiasme umat Hindu untuk tangkil dan ngaturang bhakti selama rangkaian karya berlangsung.

Salah seorang pamedek, I Gusti Ngurah Semara Putra (38) asal Penatih, Denpasar, mengaku sengaja datang pada hari kerja untuk menghindari kepadatan yang biasanya lebih tinggi saat akhir pekan.

“Kalau hari libur atau akhir pekan biasanya lebih padat, jadi kami pilih hari biasa,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi pengaturan lalu lintas serta fasilitas pendukung di kawasan Pura Agung Besakih yang dinilainya semakin baik. Menurutnya, perjalanan menuju lokasi relatif lancar tanpa hambatan berarti.

“Tadi sama sekali tidak ada macet, cukup lancar,” tambahnya.

Diketahui, puncak Karya IBTK 2026 telah dilaksanakan pada Purnama Sasih Kadasa, 2 April 2026. Seluruh rangkaian upacara berlangsung selama 21 hari dan dijadwalkan berakhir melalui prosesi penyineban pada 23 April 2026.

Baca Juga:  Sinergi Pemprov Bali dan OJK Diperkuat, Koster Dorong Kolaborasi Jaga Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Selama pelaksanaan karya, ribuan pamedek dari berbagai daerah terus berdatangan setiap hari. Untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan, pengawasan juga dilakukan secara ketat oleh petugas, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, pengelolaan sampah, hingga penataan zonasi pedagang di kawasan pura.

Tingginya jumlah pamedek yang hadir setiap hari menjadi bukti bahwa Karya Ida Bhatara Turun Kabeh tetap menjadi momentum spiritual besar bagi umat Hindu, sekaligus menunjukkan pentingnya kesiapan pengelolaan kawasan suci Besakih secara tertib, aman, dan nyaman.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here