Kalingga Bali Yatra Hidupkan Kembali Jejak Sejarah Bali–Odisha, Perkuat Persahabatan Indonesia–India

0
1028
Foto Ist.: Ida Rsi Putra Manuaba mengembangkan Kalingga Bali Yatra untuk menghubungkan kembali jejak peradaban leluhur serta memperkuat persahabatan masyarakat Bali dan Odisha, India.

ODISHA, INDIA, KEN-KENKHABARE – Upaya menghubungkan kembali jejak peradaban leluhur Bali dan India terus dikembangkan melalui gerakan Kalingga Bali Yatra. Digagas Ida Rsi Putra Manuaba, pengasuh Ashram Gandhi Puri, gerakan ini mendorong penguatan persahabatan masyarakat Bali, Nusantara, dan Odisha melalui kebudayaan, pendidikan, perdagangan, serta spiritualitas.

Sejak 2015, Ida Rsi Putra Manuaba secara aktif membangun jembatan kebudayaan Bali–Odisha melalui komunikasi dengan tokoh pemerintahan dan jejaring masyarakat atau people-to-people network di Odisha, India.

Dengan dukungan Gubernur Bali saat itu, I Made Mangku Pastika, inisiatif tersebut diwujudkan melalui pembangunan Padmasana Kalingga Bali serta pengembangan Galeri Indonesia di Museum Maritim Negara Bagian Odisha, Cuttack.

Galeri tersebut menghadirkan beragam representasi kebudayaan Bali, antara lain Gamelan Gong Kebyar, lukisan Kamasan, patung tradisional, kain songket, dan kain geringsing dari Desa Tenganan. Menurut materi yang disampaikan, representasi kebudayaan tersebut diresmikan oleh Ketua Menteri Odisha saat itu, Naveen Patnaik, pada 2024.

Pada akhir Oktober 2026, Ida Rsi Putra Manuaba kembali mengunjungi Odisha untuk melihat perkembangan Galeri Indonesia. Dalam pertemuan dengan kurator museum, dibahas rencana penambahan koleksi wayang dan gender Bali.

Penambahan tersebut diharapkan dapat memperkaya pengenalan masyarakat India terhadap seni, tradisi, dan filosofi kebudayaan Bali. Kehadiran koleksi baru juga diharapkan memperkuat fungsi galeri sebagai ruang pertukaran pengetahuan dan penghubung kebudayaan kedua wilayah.

Bagi pengembangan hubungan Bali–Odisha, keberadaan galeri tidak hanya menjadi sarana untuk memperkenalkan benda-benda budaya, tetapi juga membuka ruang dialog mengenai nilai, sejarah, dan tradisi yang hidup dalam masyarakat.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ida Rsi Putra Manuaba juga bertemu dengan IAS Shinde Dattatraya Bhausaheb. Pertemuan itu membahas penguatan Kalingga Bali Sanggam Initiative sebagai gerakan persahabatan masyarakat Indonesia–India.

Foto: Ida Rsi Putra Manuaba dalam rangkaian kunjungan ke Odisha, India, untuk memperkuat hubungan kebudayaan Bali–Odisha melalui Kalingga Bali Yatra.

Inisiatif ini mengedepankan hubungan antarmasyarakat sebagai salah satu jalan untuk menjaga keberlanjutan kerja sama. Melalui jejaring kebudayaan, pendidikan, dan spiritualitas, hubungan kedua negara diharapkan tidak hanya bertumpu pada hubungan antarpemerintah, tetapi juga berkembang melalui keterlibatan masyarakat.

Pendekatan tersebut membuka peluang bagi generasi muda untuk mengenal kebudayaan satu sama lain, membangun jejaring, serta mengembangkan kolaborasi lintas negara.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Lantik 43 Kader PMI Desa/Kelurahan se-Denpasar

Pengembangan gerakan Kalingga Bali Sanggam juga diwujudkan melalui program Titibanda Mahanadi Yatra Camp di Ashram Gandhi Puri, Sevagram.

Program kemah dan pertukaran generasi muda Indonesia–India tersebut direncanakan berlangsung pada periode Oktober 2026 hingga 30 Januari 2027. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran bersama yang mencakup pertukaran seni dan budaya, pendidikan, spiritualitas, serta penguatan persaudaraan antargenerasi.

Melalui perjumpaan langsung, para peserta diharapkan dapat belajar mengenai tradisi, nilai kehidupan, dan pengalaman masyarakat dari kedua negara. Pertukaran semacam ini juga berpotensi menumbuhkan pemahaman lintas budaya yang lebih mendalam.

Bagi Ida Rsi Putra Manuaba, Kalingga Bali Yatra bukan sekadar upaya mengenang hubungan sejarah leluhur. Gerakan tersebut diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat persahabatan melalui kerja sama nyata yang melibatkan masyarakat Indonesia dan India.

Baca Juga:  Dua Pelaku Narkoba ditangkap, Anggota Sat Resnarkoba Polres Bandara Ngurah Rai Temukan BB di Dua Lokasi Berbeda

“Jangan biarkan Kalingga Bali Yatra hanya menjadi kenangan sejarah. Jadikanlah ia gerakan persahabatan yang hidup, yang menghubungkan kembali masyarakat Indonesia dan India melalui seni, kebudayaan, perdagangan, pendidikan, dan spiritualitas,” tegasnya.

Pesan tersebut menekankan pentingnya menjadikan sejarah sebagai inspirasi untuk membangun hubungan yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Kebudayaan menjadi pintu masuk, sementara pendidikan, perdagangan, dan spiritualitas dapat memperluas ruang kolaborasi masyarakat.

Melalui Kalingga Bali Yatra dan Kalingga Bali Sanggam, hubungan Bali–Odisha diharapkan terus berkembang menjadi jembatan persahabatan dan kerja sama kebudayaan Indonesia–India yang berkelanjutan.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Siaran pers

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here