Sekda Badung Luncurkan Lima Proyek Perubahan PKN II, Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Efektif

0
1037
Foto: Sekda Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba bersama peserta PKN Tingkat II Angkatan XX saat peluncuran lima proyek perubahan di Ruang Command Center Diskominfo Badung, Senin (2/11/2026).

BADUNG, KEN-KENKHABARE – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba meluncurkan lima proyek perubahan inovatif dari peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XX Pemerintah Kabupaten Badung. Inovasi tersebut diarahkan untuk menyederhanakan tata kelola pemerintahan, meningkatkan akuntabilitas, serta memperkuat kualitas pelayanan publik.

Peluncuran berlangsung di Ruang Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung, Senin (2/11/2026). Dalam kegiatan tersebut, Surya Suamba bertindak sebagai mentor bagi lima pejabat pimpinan tinggi pratama peserta PKN II yang memaparkan proyek perubahan sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah masing-masing.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Diskominfo Kabupaten Badung I Ketut Gede Arta.

Dalam sambutannya, Surya Suamba mengapresiasi berbagai terobosan yang dirancang para peserta untuk meningkatkan kinerja organisasi dan administrasi pemerintahan. Ia menegaskan bahwa inovasi harus mempermudah proses kerja, meningkatkan transparansi, serta mendukung visi dan misi kepala daerah.

Baca Juga:  Sekda Eddy Mulya Apresiasi BPS Festival ke-4, Dorong Kreativitas dan Karakter Siswa

“Saya berharap proyek perubahan ini bukan merupakan sesuatu yang menjadikan tata kelola lebih rumit, tetapi membuat simpel, membuat transparan, dan tentunya proyek perubahan ini membantu visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Badung,” ujar Surya Suamba.

Lima proyek perubahan yang diluncurkan mencakup bidang pelayanan administrasi, pemberdayaan usaha mikro, pengadaan barang dan jasa, transportasi, serta kerukunan masyarakat.

Berikut lima inovasi yang diperkenalkan:

1. SIGAP DEWA

SIGAP DEWA merupakan singkatan dari Sistem Integrasi Governance Administrasi dan Pelayanan Digital untuk Ekosistem Wujud Aspirasi. Proyek perubahan ini digagas Sekretaris DPRD Kabupaten Badung I Gde Surya Kurniawan.

2. PUSTAKA SIDI KUMBARA

Proyek perubahan Pengembangan Usaha Mikro Melalui Tata Kelola Subsidi Kredit Usaha Mikro Badung Sejahtera ini digagas Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung AA. Rosyawati. Inovasi tersebut mengangkat aspek tata kelola subsidi kredit bagi usaha mikro di Kabupaten Badung.

3. TANGGUH

TANGGUH merupakan Transformasi Tata Kelola Persiapan Pengadaan yang Terintegrasi, Akuntabel, dan Efektif. Inovasi ini digagas Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kabupaten Badung I Dewa Gede Sudirawan.

4. Inisiasi Smart Mobility Ekosistem Badung 2045

Proyek perubahan yang digagas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung AA Gde Rahmadi ini berfokus pada inisiasi ekosistem mobilitas cerdas di Badung menuju 2045.

5. SHANTI PALA

SHANTI PALA merupakan singkatan dari Sinergi Harmoni Antarumat dan Nilai Tri Hita Karana Melalui Pancasila. Proyek perubahan ini digagas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung IB. Putu Mas Arimbawa.

Kelima inovasi tersebut mencerminkan upaya penguatan tata kelola pemerintahan melalui pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi masing-masing perangkat daerah.

Surya Suamba menegaskan bahwa keberhasilan proyek perubahan tidak hanya dinilai dari peluncuran atau penyelesaian tahapan pelatihan, tetapi juga dari keberlanjutan penerapannya dalam pekerjaan sehari-hari.

Menurutnya, setiap inovasi perlu dirancang agar tetap dapat diterapkan dan dikembangkan, baik dengan maupun tanpa dukungan anggaran khusus. Karena itu, para peserta diminta memastikan proyek perubahan tidak berhenti sebagai dokumen atau program selama pelatihan berlangsung.

Sekda juga mengingatkan pentingnya sosialisasi kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Pemahaman bersama dan keterlibatan aparatur diperlukan agar inovasi dapat diterapkan secara konsisten serta memperoleh dukungan dalam pelaksanaan di lapangan.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penandatanganan dokumen komitmen bersama antara mentor dan peserta PKN II. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen untuk melanjutkan dan mengembangkan proyek perubahan secara berkesinambungan.

Melalui lima inovasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung berharap tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih sederhana, transparan, akuntabel, dan efektif, sekaligus mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Gumi Keris.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: ProkopimBadung
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here