Sekda Eddy Mulya Apresiasi BPS Festival ke-4, Dorong Kreativitas dan Karakter Siswa

0
1036
Foto: - Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya membuka BPS Festival ke-4 di SD Bali Public School melalui pemukulan kulkul, Kamis (22/10/2026).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya membuka Bali Public School (BPS) Festival ke-4 di SD Bali Public School, Kamis (22/10/2026). Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan kulkul dan dimeriahkan berbagai penampilan seni serta kreativitas siswa.

Mengusung tema “Colorful Minds, Happy Hearts”, festival ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan diri, mengembangkan potensi, dan membangun kepercayaan diri. Sejumlah penampilan turut memeriahkan kegiatan tersebut, mulai dari yoga, paduan suara, tari kecak, baleganjur, hingga bapang barong.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar AA Gede Wiratama, Camat Denpasar Timur Ida Bagus Upawana Manuaba, serta undangan lainnya.

Saat membacakan sambutan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Eddy Mulya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan BPS Festival yang dinilai berperan dalam mengembangkan kreativitas, bakat, karakter, dan kemampuan bekerja sama peserta didik melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.

Baca Juga:  Pelatihan SPBE, Badung Dorong Integrasi Kinerja ASN Berbasis Digital

Menurutnya, setiap anak memiliki pemikiran, karakter, dan keunikan yang berbeda. Keberagaman tersebut perlu dihargai sebagai kekuatan untuk membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.

BPS Festival juga menjadi implementasi kegiatan kokurikuler yang mendukung pembelajaran di luar kegiatan intrakurikuler. Selain menjadi ajang menunjukkan kemampuan, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan sportivitas, kebersamaan, kebahagiaan, serta semangat belajar.

“Saya berharap BPS Festival ke-4 tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa percaya diri, kebahagiaan, dan semangat belajar bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Eddy Mulya menegaskan, pengembangan potensi anak membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari sekolah, komite sekolah, dunia usaha dan dunia industri, alumni, hingga orang tua siswa.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, sekaligus menanamkan kepedulian sosial dan semangat gotong royong.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap anak-anak tidak hanya berkembang dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, dan peduli terhadap sesama,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gubernur Koster Harap Tahun Depan Jangkauan BBTF Lebih Luas

Sementara itu, Kepala SD Bali Public School Komang Edi Putra mengatakan BPS Festival ke-4 menjadi momentum mempertemukan siswa TK dan SD dari berbagai wilayah di Bali dalam semangat persahabatan, kreativitas, sportivitas, dan kebersamaan.

Ia berharap festival ini memberikan pengalaman bermakna bagi seluruh peserta. Keberhasilan kegiatan, menurutnya, tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga dari keberanian anak untuk tampil, memperluas persahabatan, dan memperoleh pengalaman positif selama proses belajar.

“Kami ingin setiap anak yang hadir membawa pulang pengalaman, persahabatan, keberanian, inspirasi, dan kenangan indah,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberanian untuk mencoba, tampil, dan menjadi diri sendiri merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Karena itu, peserta diharapkan mengikuti seluruh kegiatan dengan semangat, menghargai kemampuan peserta lain, dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Menang adalah sebuah kebanggaan, tetapi keberanian untuk tampil, berproses, menghargai lawan, dan menikmati setiap pengalaman adalah kemenangan yang sesungguhnya,” katanya.

Penyelenggaraan BPS Festival ke-4 terlaksana melalui dukungan Pemerintah Kota Denpasar, Yayasan Ananda Vidya Bali, keluarga besar SD Bali Public School, kepala sekolah dan guru pendamping, orang tua siswa, sponsor, mitra kerja, serta panitia.

Baca Juga:  Mulai 1 April 2026, Sampah Organik Tak Lagi Masuk TPA Suwung Pemprov Bali Dorong Pengolahan Sampah dari Sumber, Daerah Siapkan Infrastruktur dan Pendampingan

Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bentuk kolaborasi dalam mendukung pengembangan potensi anak sekaligus memperkuat hubungan antara satuan pendidikan dan masyarakat.

Melalui festival ini, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang positif dan inklusif, sehingga anak-anak semakin berani berkarya, mengembangkan kreativitas, serta berprestasi tanpa mengabaikan nilai kebersamaan dan penghargaan terhadap keberagaman.

BPS Festival ke-4 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan sekolah, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang kreatif, percaya diri, berkarakter, dan peduli terhadap sesama.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Humaspemkotdps
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here