Ny. Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Graha Nawasena, Dorong Karya Disabilitas Denpasar Menembus Pasar Lebih Luas

0
50
Foto: Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Republik Indonesia, Ny. Fatma Saifullah Yusuf didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua FPPI Kota Denpasar, Mulianingsih dan Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati dalam acara Pesona Difabel Denpasar, di Graha Nawasena, Sabtu (8/8).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE.COM – Kreativitas dan potensi para penyandang disabilitas di Kota Denpasar mendapat perhatian dari Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Republik Indonesia, Ny. Fatma Saifullah Yusuf. Saat mengunjungi Graha Nawasena dalam rangkaian kegiatan Pesona Difabel Denpasar, Sabtu (8/8), Fatma mengapresiasi keberadaan ruang kreativitas yang memberikan kesempatan bagi sahabat disabilitas untuk berkarya dan mengembangkan potensi.

Didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ny. Fatma menyambangi para sahabat disabilitas yang berada di bawah pembinaan Dinas Sosial Kota Denpasar.

Kegiatan tersebut digagas Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kota Denpasar berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar.

Menurut Fatma, keberadaan Graha Nawasena merupakan langkah positif dalam memberikan ruang yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Status disabilitas, menurutnya, tidak boleh menjadi penghalang seseorang untuk berkarya, mengembangkan kemampuan maupun menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

“Saya merasa bangga luar biasa sekali, karena sahabat disabilitas yang ada di Graha Nawasena ini betul-betul kreatif dan bisa menghasilkan karya yang baik,” ungkap Fatma saat melihat salah satu karya lukisan yang dihasilkan sahabat disabilitas.

Karya Disabilitas Didorong Menjangkau Pasar Lebih Luas

Tidak hanya memberikan apresiasi, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan Fatma untuk melihat secara langsung berbagai produk yang dihasilkan para sahabat disabilitas di Graha Nawasena.

Ia bahkan membuka peluang agar produk-produk unggulan dan premium karya sahabat disabilitas Denpasar dapat diperkenalkan kepada segmen pasar yang lebih luas.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Buka Lokasabha PW AWBP Kota Denpasar, Dorong Penguatan Organisasi dan Bhakti kepada Leluhur

“Harapannya nanti jika ada hasil karya buatan atau produk premium para sahabat disabilitas di Kota Denpasar bisa kita bantu kenalkan juga ke segmen yang lebih luas,” katanya.

Menurutnya, pengembangan karya penyandang disabilitas perlu diikuti dengan dukungan promosi dan perluasan akses pasar. Dengan demikian, kreativitas yang dimiliki tidak hanya menjadi aktivitas pemberdayaan, tetapi juga dapat berkembang menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi.

Kunjungan Jadi Suntikan Semangat

Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Ketua FPPI Kota Denpasar, Mulianingsih, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ny. Fatma Saifullah Yusuf.

Menurut Ayu Kristi, kehadiran Penasihat I DWP Kementerian Sosial RI tersebut menjadi suntikan semangat bagi para sahabat disabilitas yang selama ini aktif berkarya di Graha Nawasena.

“Kunjungan ini tentunya menjadi suntikan semangat bagi para sahabat disabilitas di Kota Denpasar,” kata Ayu Kristi.

Ia berharap perhatian dan dukungan berbagai pihak dapat semakin membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan serta menghasilkan karya yang membanggakan.

Baca Juga:  Kirab Merah Putih PPMKI, Semangat Nasionalisme Beriringan dengan Kecintaan pada Mobil Klasik

Graha Nawasena Jadi Ruang Kreativitas dan Pameran

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, menjelaskan bahwa Graha Nawasena menjadi salah satu ruang pemberdayaan bagi penyandang disabilitas di Kota Denpasar.

Di tempat tersebut, Pemerintah Kota Denpasar menaungi sedikitnya lima organisasi yang menghimpun penyandang disabilitas di Kota Denpasar.

Selain menjadi ruang berkumpul dan berinteraksi, Graha Nawasena juga dimanfaatkan sebagai tempat memamerkan serta memasarkan berbagai hasil karya para sahabat disabilitas.

“Hasil karya yang ada di sini antara lain adalah lukisan, kerajinan tangan, hingga produk kuliner yang semuanya dikelola dan diproduksi oleh para kalangan disabilitas dan juga penyintas skizofrenia binaan Pemkot Denpasar,” jelas Laxmy.

Menurutnya, para sahabat disabilitas juga diberikan kesempatan untuk membuka stan dalam berbagai kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Denpasar maupun instansi lainnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Denpasar memberikan ruang yang lebih luas bagi kelompok disabilitas untuk berpartisipasi dalam aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ini membuktikan bahwa Pemerintah Kota Denpasar sangat memperhatikan dan memberikan ruang bagi inklusif,” tutupnya.

Kegiatan kunjungan tersebut kemudian ditutup dengan pemberian paket sembako kepada para sahabat disabilitas dari Sentra Mahatmiya Bali Kementerian Sosial RI.

Keberadaan Graha Nawasena diharapkan terus berkembang sebagai ruang kreativitas, pemberdayaan dan promosi karya penyandang disabilitas, sekaligus menjadi jembatan untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan karya sahabat disabilitas Kota Denpasar.

Penulis/Editor: I Nyoman Arta W

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here