Pemkab Badung Matangkan Sistem E-Kinerja ASN, Fokus pada Penilaian Objektif dan Akuntabel

0
56
Foto: Kepala BKPSDM Kabupaten Badung, I Wayan Putra Yadnya

BADUNG, KEN-KENKHABARE.COM – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terus mematangkan rencana penerapan sistem penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis elektronik atau e-Kinerja. Saat ini, kebijakan tersebut masih berada pada tahap kajian dan penyempurnaan guna memastikan implementasinya berjalan efektif, objektif, dan sesuai kebutuhan organisasi.

Kepala BKPSDM Kabupaten Badung, I Wayan Putra Yadnya, mengatakan penyusunan sistem e-Kinerja dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kesesuaian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) ASN hingga indikator penilaian yang terukur dan transparan.

“Pemkab Badung berkomitmen menghadirkan sistem penilaian kinerja ASN yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis kinerja nyata. Saat ini sistem tersebut masih dalam tahap kajian untuk memastikan mekanisme yang diterapkan benar-benar efektif,” ujar Putra Yadnya di Kantor BKPSDM Badung, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Jumat (31/7).

Baca Juga:  Ribuan Warga Semarakkan Tumpek Krulut di Art Centre, Gubernur Koster Serahkan Tali Kasih kepada 30 Pelajar

Menurutnya, proses penyusunan e-Kinerja juga melibatkan perangkat daerah melalui sosialisasi awal dan penghimpunan berbagai masukan dari ASN. Langkah tersebut dilakukan agar sistem yang diterapkan nantinya tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga dipahami serta mendapat dukungan dari seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

Ia menjelaskan, penerapan e-Kinerja merupakan bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan profesionalisme aparatur. Sistem ini diharapkan mampu mendorong disiplin kerja, produktivitas, serta kualitas pelayanan publik yang lebih optimal.

Tujuan utama kami adalah membangun sistem yang adil, objektif, dan mampu mencerminkan kinerja ASN secara riil. Karena itu, setiap masukan yang diterima akan menjadi bahan penting dalam proses penyempurnaan sistem,” jelasnya.

Sebelum diberlakukan secara resmi, BKPSDM akan melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada seluruh perangkat daerah guna menyamakan persepsi serta memastikan kesiapan implementasi di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Dengan penerapan sistem e-Kinerja tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung berharap tercipta budaya kerja yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Sistem ini juga diharapkan menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik kepada masyarakat.

Pewarta/Editor: I Nyoman Arta Wirawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here