
DENPASAR, KEN-KEN – Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat kualitas tata kelola keuangan daerah melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan Daerah yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, di Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan serta Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN Kementerian Keuangan, Denpasar, Senin (27/7/2026).
Pelatihan yang berlangsung selama lima hari itu menghadirkan dosen dan praktisi dari PKN STAN guna memperkuat kompetensi aparatur dalam memahami tata kelola keuangan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan belanja, penatausahaan, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menegaskan bahwa peningkatan kualitas aparatur merupakan salah satu faktor utama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Ia mengingatkan agar para peserta tidak memandang pelatihan hanya sebagai sarana memperoleh sertifikat kompetensi, melainkan sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
“Ilmu yang diperoleh selama pelatihan harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari serta dibagikan kepada rekan kerja lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar,” ujarnya.
Menurut Eddy Mulya, pengelolaan keuangan daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pemerintahan sehingga harus dilaksanakan secara tertib, taat terhadap peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, serta bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan asas keadilan, kepatutan, dan kemanfaatan bagi masyarakat.
Ia berharap seluruh peserta mampu memperkuat pemahaman mengenai setiap tahapan pengelolaan keuangan daerah sehingga dapat mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Denpasar yang juga Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati, mengatakan pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam meningkatkan kompetensi aparatur pengelola keuangan daerah.
Menurutnya, materi pelatihan difokuskan pada pemahaman Undang-Undang tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, mekanisme penganggaran, pelaksanaan belanja daerah, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan pemerintah daerah.
Melalui pelatihan tersebut diharapkan lahir aparatur yang memiliki kompetensi teknis sekaligus integritas tinggi dalam mengelola keuangan daerah sehingga mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pewarta/Editor: I Nyoman Arta Wirawan


