Sekda Eddy Mulya Hadiri Balinomics, Bahas Arah Kebijakan Ekonomi Bali di Tengah Gejolak Global

0
163
Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mewakili Walikota Denpasar saat menghadiri Talkshow Diseminasi bertajuk Balinomics yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, di The Meru Sanur, Selasa (21/4).

DENPASAR,KEN-KEN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, mewakili Wali Kota Denpasar menghadiri talkshow diseminasi bertajuk Balinomics yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali di The Meru Sanur, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini secara khusus membahas pembaruan kebijakan ekonomi Bali serta dinamika ekonomi di tengah gejolak geopolitik dunia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Provinsi Bali I Dewa Made Indra, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali R. Erwin Soeriadimadja, Ketua PHRI Provinsi Bali Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), Sekda Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba, jajaran Forkopimda Provinsi Bali, serta para undangan lainnya.

Talkshow ini juga menghadirkan sejumlah narasumber utama, yakni Sekda Provinsi Bali I Dewa Made Indra sebagai keynote speaker, Advisor Bank Indonesia Provinsi Bali Indra Gunawan Sutarto, Dekan FEB Unud Prof. Ni Putu Wiwin Setyari, Ekonom Senior Samuel Sekuritas Fithra Faisal Hastiadi, Redaktur Pelaksana Investor Daily Nasori, serta Chief Economist Danantara Indonesia Reza Yamora Siregar.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Terima Kunjungan Konjen Tiongkok, Bahas Peluang Kerja Sama Strategis

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, R. Erwin Soeriadimadja, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong diseminasi informasi serta membuka ruang diskusi terkait perkembangan ekonomi dan sistem pembayaran digital di Bali. Langkah tersebut dinilai penting untuk merespons dinamika global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi daerah.

“Melalui kegiatan talkshow Balinomics Update Kebijakan Ekonomi Bali dan Dinamika Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik, Bank Indonesia ingin memperkuat pemahaman para pemangku kepentingan terhadap kondisi ekonomi dan arah kebijakan ke depan,” ujarnya.

Erwin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan ekonomi Bali di tengah ketidakpastian global. Ia berharap forum ini mampu memperkaya perspektif serta melahirkan diskusi yang konstruktif untuk mendukung pengambilan kebijakan yang adaptif dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Jaya Negara Teken PKS PSEL Tahap I, Pemkot Denpasar Tegaskan Langkah Nyata Atasi Sampah

Sementara itu, Sekda Provinsi Bali I Dewa Made Indra menegaskan bahwa konflik geopolitik yang terjadi di Timur Tengah memberikan dampak terhadap perekonomian Bali, terutama karena struktur ekonomi daerah sangat bertumpu pada sektor pariwisata.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat forum seperti Balinomics menjadi sangat penting sebagai ruang bertukar pikiran dan merumuskan kebijakan untuk menjaga kesinambungan ekonomi Bali.

“Perekonomian Bali digerakkan oleh sektor pariwisata, dinamika geopolitik dunia ini tentu memberikan dampak. Sehingga melalui kegiatan ini dapat menjadi wahana dalam merancang program kebijakan untuk keberlanjutan ekonomi Bali,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan talkshow Balinomics yang digelar Bank Indonesia Provinsi Bali. Menurutnya, kegiatan ini menjadi forum positif dalam mendukung penguatan ekonomi di tengah ketidakpastian global yang terus berkembang.

Eddy Mulya menegaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi melalui berbagai program dan terobosan, mulai dari penguatan UMKM, penyelenggaraan pasar murah, operasi pasar, hingga upaya menjaga ketersediaan pasokan barang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Baca Juga:  Magister Hukum Unwar Gandeng Kampus Filipina dan Timor Leste, Gelar PKM Internasional di Sanur

“Tentu dengan sinergi dan kolaborasi, penguatan ekonomi secara berkelanjutan dapat terus terlaksana, yang muaranya adalah bagaimana pemerintah hadir dalam memastikan pelayanan optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui forum Balinomics ini, para pemangku kepentingan di Bali diharapkan semakin siap membaca arah perubahan ekonomi global, sekaligus memperkuat langkah-langkah strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here