Mahasabha XIII PHDI Digelar, Perkuat Dharma Agama dan Dharma Negara Menuju Indonesia Raya

0
1076
Foto: Pembukaan Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) di Jakarta, Kamis (8/10/2026), yang mengusung tema “Penguatan PHDI Melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Menuju Indonesia Raya”.

JAKARTA, KEN-KENKHABARE – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) kembali menggelar Mahasabha XIII di Jakarta. Forum tertinggi organisasi umat Hindu Indonesia tersebut mengusung tema “Penguatan PHDI Melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Menuju Indonesia Raya” sebagai pijakan memperkuat peran umat Hindu dalam kehidupan keagamaan sekaligus kebangsaan.

Mahasabha XIII resmi dibuka di Jakarta, Kamis (8/10/2026), dan dijadwalkan berlangsung hingga 11 Oktober 2026.

Ketua Panitia Mahasabha XIII, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han), dalam laporan panitia menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan sebelum pelaksanaan Mahasabha, termasuk melalui rangkaian Pra-Mahasabha.

“Seluruh rangkaian persiapan sebelumnya telah dilakukan melalui berbagai kegiatan Pra-Mahasabha, termasuk forum diskusi dan penyerapan aspirasi dari berbagai daerah,” terang Nyoman Cantiasa.

Ketua Pengurus Harian PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, menegaskan pembangunan manusia Indonesia perlu dilakukan secara utuh, tidak hanya dari sisi jasmani, tetapi juga dengan memperkuat kehidupan rohani yang berlandaskan Sradha dan Bhakti kepada Sang Hyang Widhi Wasa.

Menurut Wisnu, penguatan kehidupan rohani tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Buka Musrenbang Kecamatan Denpasar Barat

“PHDI ingin membangun manusia Indonesia seutuhnya, manusia rohani dalam Hindu Sradha Bhakti kehadapan Sang Hyang Widhi Wasa, manusia jasmani, kemudian dalam implementasinya kita ingin membangun SDM Indonesia yang unggul,” ujar Wisnu.

Pandangan tersebut menempatkan Dharma Agama tidak hanya sebagai nilai spiritual, tetapi juga sebagai landasan moral dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI H. Ahmad Muzani dalam sambutannya menekankan pentingnya kontribusi umat dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Menurut Muzani, kekuatan umat tidak hanya tercermin dari kehidupan keagamaan, tetapi juga dari kemampuan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, termasuk melalui kemandirian dan produktivitas.

“Karena itu keyakinan kita terhadap agama harus memberikan kontribusi nyata pada negeri ini. Keyakinan terhadap agama tidak bertentangan sama sekali dengan tujuan bernegara, justru semakin memperkuat posisi kita dalam bernegara,” katanya.

Muzani juga menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Mahasabha XIII PHDI.

“Mudah-mudahan Mahasabha XIII ini membawa kebaikan pada agama dan bangsa kita,” tutupnya.

Pembukaan Mahasabha XIII PHDI dihadiri sejumlah pejabat negara, tokoh nasional, tokoh lintas agama dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI (BKKBN) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, anggota DPR/DPD RI perwakilan Bali, pimpinan TNI/Polri, perwakilan Kejaksaan Agung, tokoh lintas agama, pimpinan ormas keagamaan, pimpinan perguruan tinggi Hindu serta perwakilan PHDI provinsi dan kabupaten/kota.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Atensi dan Dukung Lomba Barong Bangkung se-Bali

Rangkaian pembukaan Mahasabha XIII PHDI kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada Ketua MPR RI, Menteri Agama RI serta para ketua majelis lintas umat.

Mahasabha XIII PHDI selanjutnya akan berlangsung hingga 11 Oktober 2026 dengan rangkaian agenda organisasi dan pembahasan yang menjadi bagian dari penguatan peran PHDI serta umat Hindu dalam kehidupan keagamaan dan kebangsaan.(*A)

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here