
Pengaduan Masyarakat Diminta Jadi Bahan Evaluasi Peningkatan Kualitas Layanan
DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mendorong Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Kota Denpasar terus memperkuat kualitas pelayanan, profesionalisme, dan transformasi digital. Penguatan tersebut dinilai penting untuk mendukung tata kelola perusahaan daerah yang semakin efektif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Hal itu disampaikan Arya Wibawa saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Kota Denpasar, Jumat (18/9/2026). Kunjungan menjadi bagian dari agenda Pemerintah Kota Denpasar dalam melakukan monitoring sekaligus penguatan kinerja perusahaan daerah yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, jajaran Dewan Pengawas dan Direksi Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma, serta pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar.
Arya Wibawa mengatakan Pemkot Denpasar terus mengintensifkan kunjungan ke perusahaan daerah. Sebelumnya, agenda serupa telah dilakukan di Perumda Pasar Sewakadarma dan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma.
Menurutnya, perusahaan daerah memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu institusi pemerintah daerah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Perusahaan daerah ini mewakili wajah Pemerintah Kota Denpasar dan menjadi garda terdepan yang langsung bertemu dengan masyarakat. Untuk itu kami memberikan perhatian terhadap pertemuan hari ini, terutama untuk melihat dan memperbaiki apabila masih diperlukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Arya Wibawa.
Ia meminta setiap program perusahaan dijalankan sesuai timeline yang telah ditetapkan. Berbagai bentuk kerja sama dengan pihak terkait maupun isu yang berkembang di lapangan juga perlu dipetakan secara jelas agar dapat ditindaklanjuti secara terukur.
“Untuk hal-hal teknis agar dikoordinasikan dengan baik, apa saja program yang akan dikerjakan dan kemudian disinergikan melalui rapat lintas perangkat daerah. Dengan demikian setiap program dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Arya Wibawa menekankan tiga aspek yang perlu terus diperkuat, yakni integritas, profesionalisme, dan transformasi digital.
Integritas, kata dia, harus diwujudkan melalui sikap bersih, jujur, beretika, netral, dan dapat dipercaya. Sementara profesionalisme perlu dibangun melalui peningkatan kompetensi, kedisiplinan, kecepatan bekerja, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
“Transformasi digital juga harus diperkuat. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus menjadi penggerak transformasi digital pemerintahan dan pelayanan publik,” tegasnya.
Arya Wibawa juga meminta data historis pengaduan masyarakat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi. Menurutnya, data tersebut dapat membantu perusahaan mengidentifikasi persoalan pelayanan dan menentukan langkah perbaikan.
“Data pengaduan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi. Dari sana kita bisa melihat apa yang perlu diperbaiki dan bagaimana meningkatkan pelayanan. Mari kita bangun Kota Denpasar dengan tulus dan ikhlas berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam. Tulus kita bekerja dan terus berinovasi agar nantinya dapat meninggalkan legacy yang baik,” tutupnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta mengapresiasi berbagai capaian Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma. Menurutnya, hal tersebut tercermin dari hasil penilaian sejumlah kementerian yang menempatkan perusahaan dalam kategori baik serta hasil survei kepuasan pelanggan yang menunjukkan tren positif.
Ia mengatakan cakupan layanan menjadi salah satu aspek yang perlu terus diperkuat melalui sinergi dan kolaborasi lintas perangkat daerah.
“Sekiranya ada hal-hal yang perlu disampaikan, terutama terkait posisi dan bagaimana cakupan layanan kita, diharapkan sinergi serta kolaborasi lintas OPD dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Selain cakupan layanan, sejumlah indikator kinerja juga perlu menjadi perhatian, antara lain kecukupan pasokan air, kelancaran distribusi, serta terjaganya kualitas air.
Ida Bagus Alit Adhi Merta juga mengaitkan kualitas air dengan berbagai isu kesehatan masyarakat, termasuk upaya penanganan stunting.
“Selain itu, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan, terutama kecepatan dalam merespons pengaduan masyarakat. Standar penanganan pengaduan perlu diperkuat dan menjadi komitmen bersama. Perumda Tirta Sewakadharma juga harus terus menjaga status sebagai perusahaan yang sehat,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Kota Denpasar I Putu Yasa melaporkan kondisi perusahaan per Agustus 2026. Jumlah pelanggan tercatat 92.600 sambungan rumah (SR) dengan jam operasional layanan selama 24 jam.
Dari sisi kapasitas produksi, perusahaan memiliki 19 unit sumur bor dengan kapasitas 356,07 liter per detik. Selain itu, terdapat sumber air permukaan dengan total kapasitas 871,79 liter per detik serta kerja sama pengaliran dengan SPAM Regional berkapasitas 107,2 liter per detik.
“Untuk kapasitas produksi terdiri dari sumur bor sebanyak 19 unit dengan kapasitas 356,07 liter per detik, air permukaan dengan total kapasitas 871,79 liter per detik, serta kerja sama pengaliran dengan SPAM Regional dengan kapasitas 107,2 liter per detik,” terang Putu Yasa.
Putu Yasa juga menyampaikan bahwa berdasarkan penilaian sejumlah kementerian, Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma berada dalam kategori baik. Hal tersebut disebut sejalan dengan hasil survei kepuasan pelanggan yang menunjukkan peningkatan.
Pada 2026, indeks kepuasan pelanggan tercatat 82,3 dan berada dalam kategori baik.
Sementara itu, hasil penilaian Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) 2024 oleh Perwakilan BPKP Provinsi Bali menunjukkan nilai 80,33 persen, dengan simpulan efektivitas “Berubah”.
Penilaian tersebut mencakup sejumlah pilar dan indikator, antara lain kapabilitas pengelolaan risiko korupsi, penerapan strategi pencegahan, serta penanganan kejadian korupsi.
Putu Yasa menegaskan perusahaan juga terus menjalankan sejumlah program, termasuk peningkatan produksi, transmisi dan distribusi, serta peningkatan cakupan pelayanan.
“Selain itu, kami juga terus menjalankan berbagai program, di antaranya program peningkatan produksi, program transmisi dan distribusi, serta program peningkatan cakupan pelayanan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Denpasar,” ujarnya.
Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: humaspemkotdps


