Semarak Festacation 1.0 di Tabanan, UMKM dan Ekonomi Kreatif Ikut Bergeliat

0
1033
Foto: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menyapa masyarakat dan generasi muda saat menghadiri penutupan Festacation 1.0 di Panggung Garuda Wisnu Singasana, Taman Bung Karno Tabanan, Minggu (30/8/2026).

Wabup I Made Dirga Dorong Tabanan Jadi “Titik Kumpul” Event dan Komunitas

TABANAN, KEN-KEN KHABARE – Gelaran Festacation 1.0 yang berlangsung selama dua hari di Panggung Garuda Wisnu Singasana, Taman Bung Karno Tabanan, tidak hanya menghadirkan hiburan bagi generasi muda, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk mengembangkan usaha.

Festival Musik dan Parade Budaya Generasi Muda di Kabupaten Tabanan tersebut digelar pada 29–30 Agustus 2026 dan ditutup pada Minggu (30/8). Perpaduan parade budaya, musik, komunitas, dan aktivitas UMKM membuat kawasan Taman Bung Karno dipadati masyarakat.

Sejumlah penampilan turut memeriahkan Festacation 1.0, di antaranya Barong The Pig Black dari Desa Dajan Peken, Sekha Barong Bedik dari Desa Delod Peken, serta band nasional seperti Kangen Band, For Revenge, Rocket Rockers, dan Stand Here Alone. Musisi Bali Lolot bersama sejumlah musisi lokal juga turut tampil.

Kehadiran ribuan pengunjung memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di sekitar lokasi festival, khususnya bagi para pelaku UMKM yang membuka tenant selama kegiatan berlangsung.

Penutupan Festacation 1.0 dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan.

Di hadapan ribuan generasi muda, Dirga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan festival yang memberikan ruang bagi kreativitas sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Dengan gaya khasnya, Dirga juga menyapa para pengunjung dan generasi muda yang memadati kawasan Garuda Wisnu Singasana.

“Bagi adik-adik yang mencari pasangan dan yang tidak membawa pasangan, semoga galaunya tersampaikan untuk malam hari ini. Terima kasih dan selamat malam!” ujarnya disambut antusias penonton.

Lebih lanjut, Dirga menyampaikan pesan Bupati Tabanan agar berbagai kegiatan positif terus dikembangkan sehingga Tabanan dapat menjadi “titik kumpul” berbagai event dan komunitas.

Menurutnya, keberadaan event seperti Festacation dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkreasi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Kabyah, pelaku UMKM Babi Kecap, mengatakan tingginya kunjungan masyarakat selama festival memberikan pengaruh terhadap peningkatan pemasukan.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Lantik Direktur BLUD Taman Budaya, Dorong Pengelolaan Fasilitas Publik Lebih Profesional

Menurutnya, kegiatan tersebut juga membuktikan bahwa generasi muda memiliki peluang untuk mengembangkan usaha di daerah sendiri.

“Kegiatan ini berdampak sangat banyak pada UMKM. Selain membuktikan anak-anak muda bisa berjualan di wilayahnya sendiri, dampaknya bagi kami sangat bagus, bisa meningkatkan pemasukan dan ekonomi,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Ade, pemilik Sate Babi Nang Oman. Ia melihat antusiasme masyarakat justru semakin meningkat pada hari kedua pelaksanaan festival.

“Hari pertama animonya sangat bagus, ternyata hari kedua lebih baik lagi. Untuk UMKM saya lihat semakin berkembang dan sangat ramai di hari kedua,” tuturnya.

Ia berharap Festacation dapat menjadi agenda rutin karena mampu memberikan ruang pertumbuhan bagi UMKM sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Semoga event ini setiap tahunnya dilaksanakan, karena dapat menjadi awal bertumbuhnya UMKM dan perputaran ekonomi di masyarakat,” imbuhnya.

Festacation 1.0 juga menarik perhatian masyarakat dari luar Kabupaten Tabanan.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Apresiasi Pelestarian Seni dan Budaya Melalui Biaung Art Festival 2023

Ria, warga Batubulan, mengatakan dirinya sengaja datang ke Tabanan untuk menikmati festival tersebut. Ia mengaku telah melakukan pemesanan tiket sejak jauh hari.

Menurutnya, penyelenggaraan event di Taman Bung Karno memberikan pengalaman positif, terlebih dengan dukungan area parkir yang dinilai luas dan aman.

“Kesannya di sini happy. Harapannya ke depan lebih banyak lagi ragam makanan dan tenant-nya. Tabanan sebagai titik kumpul aman, parkirannya juga luas dan aman,” ujarnya.

Ia mengaku terkesan melihat perkembangan Tabanan sebagai daerah yang semakin aktif menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan.

“Saya kagum dengan banyaknya perkembangan di Tabanan, bahkan saya yang dari luar saja kagum. Semoga Tabanan semakin berkembang lagi,” katanya.

Festacation 1.0 memperlihatkan bagaimana penyelenggaraan event yang menggabungkan musik, budaya, komunitas, dan UMKM dapat menciptakan aktivitas ekonomi di tingkat lokal.

Bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan, keberadaan event semacam ini menjadi bagian dari upaya membuka ruang kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat posisi Tabanan sebagai daerah yang terbuka bagi berbagai kegiatan komunitas dan ekonomi kreatif.

Dengan semakin banyaknya event yang digelar, Tabanan diharapkan tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga berkembang sebagai ruang pertemuan berbagai komunitas dan pusat aktivitas ekonomi kreatif di Bali.

Editor: I N Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here