Bali Raih Dua Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Koster: Rp3,5 Miliar untuk Perbaikan Jalan

0
1074
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster menerima penghargaan pada Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa-Bali di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Jumat (28/8/2026). Bali meraih dua penghargaan dengan total apresiasi Rp3,5 miliar yang akan dimanfaatkan antara lain untuk mendukung perbaikan jalan di Bali. Ist,

Terbaik I Layanan Kesehatan dan Terbaik II Akses Pendidikan Regional Jawa-Bali

BADUNG, KEN-KEN KHABARE – Pemerintah Provinsi Bali meraih dua penghargaan dalam Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa-Bali yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Jumat (28/8/2026).

Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung sekaligus menerima penghargaan tersebut. Dua penghargaan yang diraih Bali masing-masing berasal dari kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan.

Pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Bali meraih Terbaik I dengan apresiasi sebesar Rp2 miliar. Sementara pada kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, Bali meraih Terbaik II dengan apresiasi sebesar Rp1,5 miliar.

Dengan demikian, total apresiasi yang diterima Pemerintah Provinsi Bali mencapai Rp3,5 miliar.

Usai menerima penghargaan, Gubernur Wayan Koster menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dengan kinerja terbaik.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak semata-mata dinilai dari besaran apresiasi yang diterima. Lebih penting, penghargaan harus menjadi motivasi bagi kepala daerah dan jajaran pemerintahan untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Koster juga menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas antarkepala daerah, sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai praktik terbaik dalam pembangunan dan pelayanan publik.

Koster mengatakan apresiasi sebesar Rp3,5 miliar yang diterima Pemprov Bali akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Salah satu prioritas pemanfaatannya adalah perbaikan jalan-jalan yang mengalami kerusakan di Bali.

Dengan demikian, apresiasi yang diterima tidak berhenti sebagai penghargaan administratif, tetapi dikembalikan dalam bentuk dukungan terhadap kebutuhan pembangunan masyarakat.

Dalam bidang kesehatan, Koster menegaskan pelayanan kesehatan di Bali terus diarahkan agar semakin dekat dengan masyarakat.

Baca Juga:  Pj Gubernur Mahendra Jaya Ajak Organisasi Advokat Wujudkan Satu Desa, Satu Advokat di Bali

Pelayanan tersebut telah menjangkau hingga tingkat desa melalui Pusat Pembantu (Pustu). Ke depan, kualitas pelayanan Pustu akan terus ditingkatkan dan diarahkan untuk dikembangkan menjadi klinik.

Penguatan pelayanan tingkat desa tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Dua penghargaan yang diraih Bali menjadi pengakuan terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dasar masyarakat, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan.

Koster berharap capaian tersebut tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri, tetapi justru menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Untuk Regional Jawa-Bali, kegiatan tersebut diikuti 7 provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota.

Pemerintah daerah berkompetisi dalam sejumlah kategori, yakni:

  1. Implementasi Program 3 Juta Rumah;
  2. Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan;
  3. Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan;
  4. Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Pemerintah daerah dengan kinerja terbaik pada masing-masing kategori mendapatkan apresiasi, termasuk dalam bentuk insentif fiskal.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Melanda Wilayah Bali Dengan Satu Korban Meninggal dan Empat Bangunan Rusak

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kinerja pemerintah daerah memiliki kaitan erat dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan kepala daerah.

“Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya,” kata Tito Karnavian.

Menurutnya, pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik melalui ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi dapat memperoleh sejumlah manfaat, salah satunya berupa insentif fiskal.

Insentif tersebut akan disalurkan Kementerian Dalam Negeri ke rekening kas daerah dan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembiayaan pembangunan serta pelayanan publik sesuai kebutuhan daerah masing-masing. Bagi Bali, capaian dua penghargaan tersebut sekaligus menjadi tantangan untuk terus mempertahankan kualitas pelayanan dasar serta memastikan setiap apresiasi yang diterima dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Editor: I N Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here