Tabanan Dorong Jadi “Titik Kumpul Komunitas”, HUT BVD dan VIA Digelar di Tanah Lot

0
1065
Foto: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga bersama keluarga besar komunitas Volkswagen saat menghadiri perayaan HUT ke-35 Bali Volkswagen Division (BVD) dan HUT ke-34 Volkswagen Indonesia Association (VIA) yang dirangkaikan dengan Volkswagen Lost In Paradise (VLIP) Bali ke-6 di DTW Tanah Lot, Tabanan, Sabtu (29/8/2026).

Wabup I Made Dirga: Tabanan Terbuka bagi Komunitas Otomotif, Seni Budaya hingga Ekonomi Kreatif

TABANAN, KEN-KEN KHABARE – Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mendorong daerahnya menjadi ruang pertemuan bagi berbagai komunitas positif. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, yang mewakili Bupati Tabanan dalam perayaan HUT ke-35 Bali Volkswagen Division (BVD) dan HUT ke-34 Volkswagen Indonesia Association (VIA) di DTW Tanah Lot, Sabtu (29/8/2026).

Perayaan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Volkswagen Lost In Paradise (VLIP) Bali ke-6, yang telah berlangsung sejak pagi dan menjadi ruang berkumpul bagi pemilik serta pecinta mobil Volkswagen klasik dari berbagai daerah.

Kegiatan turut dihadiri Ketua Bali Volkswagen Division, perwakilan Volkswagen Indonesia Association, keluarga besar komunitas, Sekretaris Camat Kediri, serta Perbekel Desa Beraban.

Mewakili Bupati Tabanan, Wabup I Made Dirga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh keluarga besar komunitas Volkswagen yang telah memilih Tabanan sebagai lokasi perayaan.

Menurutnya, kegiatan komunitas tidak sekadar menjadi ajang berkumpul maupun memamerkan kendaraan, tetapi juga memiliki potensi untuk memperkuat persaudaraan, memperluas jaringan komunitas, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Acara ini bukan hanya sebagai ajang berkumpul atau pamer kendaraan, melainkan wadah untuk merekatkan tali silaturahmi, memperkuat jaringan komunitas otomotif, sekaligus menggerakkan pariwisata lokal dan ekonomi kreatif di Bali, khususnya Kabupaten Tabanan,” ujar Dirga.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Lantik Direktur BLUD Taman Budaya, Dorong Pengelolaan Fasilitas Publik Lebih Profesional

Menurutnya, kehadiran komunitas Volkswagen di kawasan Tanah Lot menjadi salah satu contoh bagaimana kegiatan komunitas dapat dikolaborasikan dengan potensi destinasi wisata daerah.

Dirga menyampaikan pesan Bupati Tabanan terkait gagasan menjadikan Tabanan sebagai “titik kumpul komunitas”.

Menurutnya, Tabanan memiliki potensi yang cukup lengkap untuk mendukung berbagai kegiatan komunitas, mulai dari keindahan alam, kekayaan budaya hingga kuliner.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tabanan membuka peluang bagi berbagai komunitas untuk menyelenggarakan kegiatan di Tabanan, baik dalam skala Bali, nasional maupun internasional.

“Saya ingin menjadikan momentum hari ini sebagai bagian dari semangat besar kita bersama, yaitu ‘Tabanan sebagai titik kumpul komunitas’. Saya ingin Tabanan menjadi rumah yang nyaman bagi berbagai komunitas otomotif, seni budaya, ekonomi kreatif maupun komunitas positif lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Konsumen Suzuki Uji Performa Fronx di Jalanan Macet Kota Denpasar

Dirga berharap semakin banyak kegiatan komunitas yang menjadikan Tabanan sebagai lokasi penyelenggaraan.

“Saya ingin semakin banyak kegiatan komunitas berskala Bali, nasional, bahkan internasional menjadikan Tabanan sebagai titik kumpulnya. Tabanan adalah rumah kita bersama,” imbuhnya.

Ketua Bali Volkswagen Division I Made Rai Ridartha menyambut baik dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap kegiatan komunitas.

Ia berharap sinergi antara komunitas Volkswagen dan Pemkab Tabanan dapat terus terjalin sehingga berbagai kegiatan komunitas dapat kembali dilaksanakan di Tabanan.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini dengan baik dan lancar. Mudah-mudahan kebersamaan kita, terutama dengan Kabupaten Tabanan sebagai titik kumpul berbagai komunitas, dapat terus berlangsung tidak hanya hari ini, tetapi juga pada kesempatan selanjutnya,” pungkasnya.

Perayaan HUT BVD ke-35 dan VIA ke-34 yang dirangkaikan dengan VLIP Bali ke-6 tersebut sekaligus memperlihatkan potensi kegiatan komunitas sebagai bagian dari promosi destinasi dan penggerak ekonomi kreatif.

Bagi Tabanan, gagasan sebagai “titik kumpul komunitas” dapat menjadi strategi untuk memperluas daya tarik daerah sekaligus mempertemukan komunitas dengan potensi pariwisata, budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif yang dimiliki.

Editor: I N Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here