Respons Cepat Gempa NTT, RSUD Wangaya Kirim Tim Medis Tangani Korban

0
1044
Foto: Tim Medis Darurat RSUD Wangaya Kota Denpasar bersama tim gabungan dari RSUD Payangan Gianyar dan RSUD Singasana Tabanan bertugas memberikan pelayanan kesehatan di Posko RS Lapangan RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, dalam penanganan korban gempa bumi.

Tim Gabungan RSUD Wangaya, RSUD Payangan dan RSUD Singasana Bertugas di RS Lapangan Ruteng

DENPASAR, KEN-KEN KHABARE – Merespons bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), RSUD Wangaya Kota Denpasar mengirimkan petugas medis tanggap darurat untuk membantu penanganan korban bencana.

Tim Emergency Medical Responder (EMR) atau petugas medis tanggap darurat RSUD Wangaya ditugaskan selama periode 22 hingga 26 Agustus 2026. Tim tersebut menjadi bagian dari Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) gabungan dari sejumlah rumah sakit di Bali.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Gelar ICD ke-5, Buka Ruang Ekspresi dan Kemandirian Sahabat Disabilitas

Dalam penugasan tersebut, RSUD Wangaya Kota Denpasar, RSUD Payangan Gianyar, dan RSUD Singasana Tabanan masing-masing mengirimkan satu dokter umum dan satu perawat untuk memberikan pelayanan medis bagi masyarakat terdampak bencana di NTT.

Kepala Unit Humas dan Promosi RSUD Wangaya Kota Denpasar, AA. Ayu Dewi Purnami, menjelaskan tim dari RSUD Wangaya yang diberangkatkan terdiri dari dr. I Putu Agus Ari Permana Wibawa dan Ns. I Putu Eka Surya, S.Kep.

Menurut Dewi Purnami, seluruh tenaga kesehatan tersebut bekerja sebagai satu tim dalam pelayanan penanganan bencana di NTT.

“Dalam pelayanan penanganan bencana di NTT kami dijadikan 1 tim dari RSUD Wangaya Kota Denpasar, RSUD Payangan Gianyar dan RSUD Singasana Tabanan. Kami juga melakukan koordinasi dengan HEOC Manggarai dalam hal ini Bapak Kadiskes Kabupaten Manggarai,” ujar Dewi Purnami.

Tim RSUD Wangaya ditempatkan di Posko RS Lapangan RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Penempatan tersebut dilakukan karena RSUD setempat terdampak gempa sehingga pelayanan kesehatan pasien dialihkan ke rumah sakit lapangan. Pelayanan tidak hanya ditujukan bagi korban gempa, tetapi juga untuk pasien lainnya yang membutuhkan penanganan medis.

Pengiriman tim medis darurat tersebut dilakukan atas permintaan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Baca Juga:  PPI Denpasar Siap Dilantik Walikota Denpasar

Keterlibatan tenaga kesehatan dari Bali merupakan bagian dari respons penanganan bencana untuk membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah terdampak.

Dewi Purnami mengatakan, RSUD Wangaya sebagai bagian dari Tim Medis Darurat Bali berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan terkoordinasi dengan tetap mengutamakan keselamatan korban maupun petugas.

“Harapan kami di RSUD Wangaya Kota Denpasar sebagai bagian dari Tim Medis Darurat Bali adalah mampu memberikan respons cepat dan pelayanan medis yang cepat, tepat, efektif, terkoordinasi, serta mengutamakan keselamatan korban dan petugas,” ucapnya.

Menurutnya, dukungan tim medis tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi dampak kesehatan akibat bencana, termasuk menekan angka kematian dan kecacatan pada korban gempa bumi di NTT.

Respons cepat tenaga kesehatan dari Bali ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas rumah sakit dan pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi kedaruratan bencana.

Editor: I N Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here