Purnama Sasih Katiga, Pemkab Tabanan Laksanakan Persembahyangan Bersama

0
1084
Foto: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka rahina Purnama Sasih Katiga 2026 di Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kamis (27/8/2026).

Bupati Sanjaya: Momentum Memperkuat Sradha Bhakti dan Keharmonisan Tuhan, Alam, serta Manusia

TABANAN, KEN-KEN KHABARE – Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka rahina Purnama Sasih Katiga Tahun 2026, Kamis (27/8/2026). Rangkaian persembahyangan berlangsung khidmat, diawali di Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan dilanjutkan di Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel.

Persembahyangan dipimpin langsung Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., dan diikuti Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan beserta istri, para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, serta jajaran staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap rahina Purnama sebagai wujud sradha dan bhakti jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Baca Juga:  Sembagi Arutala Denpasar Diangkat di Webinar Nasional KORPRI, Jadi Model Perlindungan Pekerja Rentan

Melalui persembahyangan bersama, jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan memanjatkan rasa syukur sekaligus memohon kerahayuan, kesehatan, kelancaran, dan kekuatan dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat.

Selain aspek spiritual, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan keharmonisan jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Rangkaian persembahyangan kemudian dilanjutkan di Pura Luhur Batukau. Sebelum menuju Beji, Bupati Sanjaya bersama jajaran mengawali kegiatan dengan memberi makan ikan di kolam yang berada di sebelah Beji Pura Luhur Batukau.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan lima ekor burung titiran sebagai simbol keharmonisan antara Tuhan, manusia, alam, dan seluruh makhluk hidup.

Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan implementasi nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menempatkan keseimbangan dan keharmonisan kehidupan sebagai bagian penting dalam pembangunan.

Setelah kegiatan tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan persembahyangan di Beji sebelum melanjutkan persembahyangan utama di Pura Luhur Batukau.

Bupati Sanjaya mengatakan, persembahyangan bersama yang dilaksanakan setiap bulan bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi sarana memperkuat sradha dan bhakti sekaligus memanjatkan doa bagi keberlangsungan pembangunan dan kehidupan masyarakat Tabanan.

Baca Juga:  Open Karate Turnamen KKI Debes Cup III Dibuka Bupati Sanjaya, Ajang Promosi dan Penjaringan Bibit Atlet

“Persembahyangan ini merupakan wujud sradha bhakti dan permohonan kita agar Tabanan senantiasa diberikan kedamaian, kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Bupati Sanjaya juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan antara Tuhan, alam, dan manusia dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Sebagai pelayan masyarakat, kita wajib menjaga keharmonisan antara Tuhan, alam dan manusia. Semoga melalui yadnya yang tulus ini, Tabanan senantiasa berada dalam kedamaian dan kerahayuan jagat,” ungkapnya.

Menurutnya, nilai spiritualitas dan keharmonisan tersebut perlu menjadi landasan dalam menjalankan pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain persembahyangan, kegiatan di Pura Luhur Batukau juga dirangkaikan dengan sosialisasi dan pemaparan sejumlah program pelayanan masyarakat.

Dinas Sosial Kabupaten Tabanan menyampaikan program Perlindungan Sosial (Perlinsos), sedangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabanan memberikan sosialisasi mengenai Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Pemaparan kedua program tersebut berlangsung di Wantilan Pura Luhur Batukau.

Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritualitas, kebersamaan, serta komitmen pelayanan kepada masyarakat dalam pelaksanaan tugas pemerintahan di Kabupaten Tabanan.

Editor: I N Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here