Ny. Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Graha Nawasena sebagai Wadah Kreativitas Disabilitas Kota Denpasar

0
46
Foto: Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Republik Indonesia, Ny. Fatma Saifullah Yusuf didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua FPPI Kota Denpasar, Mulianingsih dan Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati dalam acara Pesona Difabel Denpasar, di Graha Nawasena, Sabtu (8/8).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE.COM – Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Republik Indonesia, Ny. Fatma Saifullah Yusuf, mengapresiasi keberadaan Graha Nawasena sebagai wadah kreativitas, pemberdayaan, dan pengembangan potensi sahabat disabilitas di Kota Denpasar.

Apresiasi tersebut disampaikan Ny. Fatma saat mengunjungi Graha Nawasena dalam kegiatan Pesona Difabel Denpasar, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan yang digagas Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kota Denpasar berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar tersebut turut dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.

Baca Juga:  Bawa Misi Lingkungan, Gubernur Koster Lepas Kontingen Pramuka Bali Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur

Dalam kunjungannya, Ny. Fatma Saifullah Yusuf melihat langsung berbagai hasil karya yang dihasilkan para sahabat disabilitas binaan Pemerintah Kota Denpasar. Ia menilai keberadaan Graha Nawasena memberikan ruang yang sangat penting bagi penyandang disabilitas untuk berkarya, mengembangkan kreativitas, sekaligus meningkatkan kemandirian.

Menurutnya, keterbatasan yang dimiliki seseorang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk mendapatkan kesempatan berkembang dan menghasilkan karya yang bernilai.

“Saya merasa bangga luar biasa sekali, karena sahabat disabilitas yang ada di Graha Nawasena ini betul-betul kreatif dan bisa menghasilkan karya yang baik,” ungkap Ny. Fatma saat melihat salah satu karya lukisan sahabat disabilitas.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat potensi produk-produk yang dihasilkan sahabat disabilitas Kota Denpasar. Produk dengan kualitas premium, menurutnya, memiliki peluang untuk diperkenalkan kepada pasar yang lebih luas.

“Harapannya nanti jika ada hasil karya buatan atau produk premium para sahabat disabilitas di Kota Denpasar bisa kita bantu kenalkan juga ke segmen yang lebih luas,” katanya.

Baca Juga:  Hadiri Mapurwa Daksina, Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Pelaksanaan Karya Atma Wedana di Puri Agung Dangin Puri

Jadi Ruang Kreativitas dan Pemberdayaan

Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Ketua FPPI Kota Denpasar, Mulianingsih, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ny. Fatma Saifullah Yusuf ke Graha Nawasena.

Menurut Ayu Kristi, kehadiran Penasihat I DWP Kementerian Sosial RI tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus semangat baru bagi para sahabat disabilitas yang selama ini aktif berkarya di Graha Nawasena.

“Kunjungan ini tentunya menjadi suntikan semangat bagi para sahabat disabilitas di Kota Denpasar,” ujar Ayu Kristi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, menjelaskan bahwa Graha Nawasena tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan bagi sahabat disabilitas di Kota Denpasar.

Saat ini, Pemerintah Kota Denpasar menaungi sedikitnya lima organisasi yang menghimpun penyandang disabilitas di Kota Denpasar melalui wadah tersebut.

Graha Nawasena juga dimanfaatkan sebagai tempat untuk memamerkan sekaligus memasarkan berbagai hasil karya sahabat disabilitas. Produk yang ditampilkan antara lain berupa lukisan, kerajinan tangan, hingga produk kuliner.

Selain karya penyandang disabilitas, sejumlah hasil karya penyintas skizofrenia binaan Pemerintah Kota Denpasar juga turut dipamerkan dan dijajakan di Graha Nawasena.

“Hasil karya yang ada di sini antara lain adalah lukisan, kerajinan tangan, hingga produk kuliner yang semuanya dikelola dan diproduksi oleh para kalangan disabilitas dan juga penyintas skizofrenia binaan Pemkot Denpasar,” jelas Laxmy Saraswati.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar juga terus memberikan ruang bagi para sahabat disabilitas untuk memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat.

Dalam berbagai kegiatan atau event yang digelar Pemerintah Kota Denpasar maupun instansi lainnya, para sahabat disabilitas diberikan kesempatan untuk membuka stan dan memasarkan produk yang mereka hasilkan.

“Ini membuktikan bahwa Pemerintah Kota Denpasar sangat memperhatikan dan memberikan ruang bagi inklusif,” tutupnya.

Kegiatan kunjungan tersebut kemudian ditutup dengan pemberian paket sembako kepada para sahabat disabilitas dari Sentra Mahatmiya Bali Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Penulis/Editor: I Nyoman Arta W

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here