
BADUNG, KEN-KENKHABARE.COM – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Sabdha Kite Festival VI yang diselenggarakan oleh Sekaa Teruna Bakti Darma Banjar Kangin, Desa Pecatu, di Lapangan PT Indowisata Makmur, Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Minggu (2/8/2026).
Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelestarian budaya Bali, Bupati Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan sebesar Rp30 juta untuk mendukung penyelenggaraan festival layang-layang yang telah memasuki tahun keenam tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Tommy Martana Putra, I Made Sumerta yang juga menjabat sebagai Bendesa Adat Pecatu, Camat Kuta Selatan I Kadek Laksana bersama unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Desa Pecatu, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi kepada Sekaa Teruna Bakti Darma yang secara konsisten menyelenggarakan Sabdha Kite Festival sebagai bagian dari upaya menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.
Menurutnya, festival layang-layang tidak hanya menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendukung promosi pariwisata Desa Pecatu yang terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Badung.
“Festival layang-layang ini menunjukkan komitmen generasi muda dalam menjaga warisan budaya Bali. Selain menjadi wadah menyalurkan hobi dan kreativitas, kegiatan ini juga mampu memperkenalkan Desa Pecatu kepada wisatawan. Yang paling penting, semangat gotong royong, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat harus terus dipelihara melalui kegiatan seperti ini,” ujar Adi Arnawa.
Bupati berharap Sabdha Kite Festival dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda budaya tahunan yang semakin berkualitas serta mampu menarik lebih banyak peserta maupun wisatawan.
Sementara itu, Ketua Panitia Sabdha Kite Festival VI, Kadek Adi Widnyana, mengatakan festival ini merupakan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat komitmen melestarikan budaya Bali melalui tradisi permainan layang-layang.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya.
“Memasuki penyelenggaraan tahun keenam, antusiasme peserta terus meningkat. Tahun ini tercatat sebanyak 1.851 peserta yang terbagi dalam 14 kategori lomba, meningkat sekitar 200 peserta dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan festival ini semakin mendapat tempat di hati masyarakat,” ungkap Kadek Adi Widnyana.
Menurutnya, peningkatan jumlah peserta menjadi indikator bahwa Sabdha Kite Festival telah berkembang menjadi ajang budaya yang tidak hanya mempererat persaudaraan antargenerasi muda, tetapi juga menjadi media pelestarian tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Melalui penyelenggaraan Sabdha Kite Festival VI, Pemerintah Kabupaten Badung bersama masyarakat Desa Pecatu berharap tradisi layang-layang Bali tetap lestari sebagai bagian dari identitas budaya daerah, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Pewarta/Editor: I Nyoman Arta Wirawan


