Ketua DPC ABPEDNAS Gianyar: Kepengurusan Baru Bawa Semangat dan Perubahan Positif

0
1104
Foto: Ketua DPC ABPEDNAS Gianyar Anak Agung Gede Arnawa, S.H., M.H.

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Pengukuhan dan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) serta Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) se-Provinsi Bali periode 2026–2031 menjadi momentum baru untuk memperkuat peran kelembagaan desa.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (19/9/2026), tersebut dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin. Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda Bali turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Bagi jajaran ABPEDNAS di daerah, kepengurusan baru diharapkan tidak sekadar menjadi perubahan struktur organisasi, tetapi juga diikuti dengan peningkatan kinerja dan kontribusi nyata bagi masyarakat desa.

Harapan tersebut disampaikan Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Arnawa, S.H., M.H., yang juga merupakan Bendesa Adat Benawah, Gianyar, saat ditemui awak media usai pelantikan.

Menurut Arnawa, terbentuknya kepengurusan baru harus menjadi momentum untuk menghadirkan energi dan semangat baru dalam menjalankan organisasi.

“Harapan kami, dengan adanya kepengurusan baru ini dapat membawa perubahan positif, semangat yang lebih segar, serta peningkatan kinerja dalam mencapai tujuan bersama, yaitu Membangun Desa, Menata Kota untuk Indonesia Maju,” ujar Arnawa.

Ia mengatakan, ABPEDNAS di tingkat kabupaten memiliki posisi penting sebagai wadah komunikasi dan koordinasi bagi Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Karena itu, organisasi perlu terus mendorong peningkatan kapasitas pengurus dan anggota agar fungsi BPD dapat berjalan secara optimal.

Menurutnya, BPD bukan hanya bagian dari struktur pemerintahan desa, tetapi memiliki fungsi strategis dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat serta ikut mengawal tata kelola pemerintahan desa.

“Yang kami harapkan adalah bagaimana ABPEDNAS dapat menjadi wadah yang mampu memperkuat komunikasi antarpengurus BPD, meningkatkan kapasitas, dan bersama-sama memberikan kontribusi bagi kemajuan desa,” katanya.

Baca Juga:  Dari Yoga hingga Pelepasan Tukik, Rakerkomwil IV APEKSI di Denpasar Ditutup dengan Semangat Harmoni dan Kepedulian Lingkungan

Arnawa juga menilai sinergi antara BPD, pemerintah desa, pemerintah daerah, lembaga adat, serta unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Khusus di Bali, sinergi tersebut juga perlu memperhatikan karakteristik kehidupan masyarakat yang memiliki hubungan erat antara desa dinas dan desa adat.

Jaksa Agung Tekankan Sinergi dan Integritas

Sementara itu, dalam amanatnya pada Apel Akbar dan Pengukuhan ABPEDNAS dan ASLINMAS se-Bali, Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam memperkuat desa.

Burhanuddin menyampaikan bahwa pemerintah desa, BPD dan satuan perlindungan masyarakat memiliki peran yang saling berkaitan dalam mendukung pembangunan serta menjaga kehidupan masyarakat di tingkat desa.

“Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa, badan permusyawaratan desa, serta satuan perlindungan masyarakat, saya yakin tidak ada tantangan yang tidak bisa dilewati untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” kata Burhanuddin.

Jaksa Agung juga berpesan agar kepengurusan yang baru dikukuhkan menjalankan amanah dengan penuh integritas serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Baca Juga:  Tekan Stunting, TP PKK Denpasar Salurkan 236 Paket Bantuan bagi Balita, Ibu Hamil, dan Lansia

Pesan tersebut sekaligus menempatkan ABPEDNAS dan ASLINMAS sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan kehidupan masyarakat dari tingkat desa.

Pengukuhan ini juga diikuti dengan pembacaan ikrar, penyematan tanda jabatan serta penyerahan pataka kepada pengurus. Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya masa bakti kepengurusan ABPEDNAS dan ASLINMAS Bali periode 2026–2031.

Bagi ABPEDNAS, penguatan BPD menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif dan akuntabel.

Visi ABPEDNAS adalah “Membangun Desa – Menata Kota untuk Indonesia Maju.” Organisasi ini juga menempatkan pemberdayaan BPD, penyaluran aspirasi masyarakat, kemitraan antarlembaga desa dan penguatan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari misinya.

Dengan kepengurusan baru tersebut, Arnawa berharap ABPEDNAS Kabupaten Gianyar dapat semakin aktif membangun komunikasi, memperkuat kelembagaan BPD dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa.

“Semangatnya adalah bagaimana kita bersama-sama membangun desa. BPD harus semakin kuat, semakin mampu menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya, sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: I Nyoman Arta Wirawan
Editor: Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here