Upaya Memuliakan Bumi, Wali Kota Jaya Negara Ikuti Aksi Tanam 3.000 Pohon Mangrove di Mangrove Arboretum Park Pedungan

0
71
Foto: Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Moh. Jumhur Hidayat, dan Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengikuti aksi penanaman 3.000 pohon mangrove di kawasan Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Rabu (10/6) pagi.

DENPASAR, KEN-KEN – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Moh. Jumhur Hidayat, dan Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengikuti aksi penanaman 3.000 pohon mangrove di kawasan Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Rabu (10/6) pagi.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda dari rangkaian kunjungan Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, ke Bali.

Aksi yang diawali dengan apel tersebut diikuti berbagai lapisan masyarakat. Peserta terdiri atas unsur TNI/Polri, OPD Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, Pemerintah Kabupaten Badung, siswa-siswi SMP dan SMK, serta berbagai komunitas peduli lingkungan.

Di sela penanaman bibit mangrove, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan aksi nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan, memuliakan bumi, serta merawat alam semesta.

“Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian ekosistem mangrove sebagai warisan bagi generasi mendatang,” ungkap Wali Kota Jaya Negara.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh. Jumhur Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah daerah di Pulau Bali yang secara intensif dan berkelanjutan melakukan penanaman mangrove sebagai upaya memuliakan bumi dan lingkungan.

Menurutnya, keseriusan menjaga lingkungan harus dilakukan melalui kolaborasi berbagai sektor, baik pemerintah, masyarakat, komunitas, maupun dunia usaha.

Baca Juga:  Semarak Bulan Bung Karno, TP PKK dan WHDI Denpasar Gelar Beragam Lomba Tanamkan Nilai Kebangsaan dan Semangat Inklusivitas

“Keseriusan untuk berkolaborasi memuliakan bumi harus dilakukan oleh berbagai sektor. Tentu usaha yang dilakukan jajaran pemerintah daerah di Pulau Bali ini perlu diapresiasi,” kata Jumhur Hidayat.

Lebih lanjut, Jumhur Hidayat mengatakan bahwa kelestarian lingkungan dan alam diyakini dapat menjadi salah satu penunjang meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Hal tersebut, kata dia, harus didukung dengan keseriusan semua pihak dalam merawat dan menjaga ekosistem mangrove.

“Saat ini masyarakat dunia juga sangat menghargai daerah yang mampu merawat dan memelihara lingkungan secara serius. Jadi harapannya wisata di Bali akan semakin berkembang lagi melalui lingkungan dan ekosistem yang terawat dengan baik,” tegas Jumhur.

Sementara itu, Gubernur Bali, Wayan Koster, mengemukakan bahwa kawasan Mangrove Arboretum Park memiliki total luas 18 hektare. Sebelumnya, kawasan tersebut sempat mengalami kerusakan akibat polusi sehingga ekosistem mangrove tidak dapat berkembang secara optimal.

Karena itu, diperlukan gerakan penanaman pohon mangrove secara bertahap agar kondisi ekosistem di kawasan tersebut dapat kembali pulih dan berkembang dengan baik.

Baca Juga:  Perkuat Ketahanan Pangan, DPKP Kota Denpasar Serahkan Sarana Prasarana Budidaya Ikan untuk Pokdakan

“Sejak tahun 2020 secara bertahap telah dilakukan penanaman pohon di kawasan ini seluas 16 hektare. Sisa 2 hektare akan dilakukan penanaman secara bertahap,” kata Wayan Koster.

Koster menegaskan, aksi penanaman pohon mangrove ini merupakan bentuk komitmen untuk menjadikan Bali sebagai kawasan yang ramah lingkungan dan alam.

“Ini adalah aksi nyata untuk menjadikan ekosistem Bali yang sehat dan berkualitas,” ujar Wayan Koster.

Melalui aksi penanaman 3.000 pohon mangrove ini, pemerintah bersama masyarakat berharap kawasan Mangrove Arboretum Park Pedungan dapat terus berkembang sebagai ruang konservasi, edukasi, dan penguatan ekosistem pesisir.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan kerja bersama dan komitmen berkelanjutan agar Bali, khususnya Kota Denpasar, tetap lestari, hijau, dan berdaya dukung bagi generasi mendatang.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here