Desak Made Rita Sabet Emas Keempat Indonesia, Pecahkan Rekor Asia di Asian Games 2026

0
1081
Foto: ndonesia kembali menambah pundi medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kali ini diukir atlet panjat tebing putri Desak Made Rita Kusuma dengan catatan waktu 6,062 detik.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)

NAGOYA, KEN-KENKHABARE – Atlet panjat tebing putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, mempersembahkan medali emas keempat bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Desak Made menjadi yang tercepat pada final nomor speed putri di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Nagoya, Jepang, Rabu (30/9), dengan catatan waktu 6,062 detik. Ia mengungguli atlet China, Li Juan Deng, yang meraih perak dengan waktu 6,064 detik, sedangkan perunggu menjadi milik atlet Korea Selatan Jeong Jimin dengan 6,18 detik.

Kemenangan tersebut sekaligus membuat target empat medali emas Indonesia di Asian Games 2026 terpenuhi. Target tersebut sebelumnya ditetapkan pemerintah sebagai sasaran kontingen Indonesia untuk ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Persaingan Desak Made pada partai final berlangsung sangat ketat. Ia hanya unggul 0,002 detik atas Li Juan Deng.

Desak Made sebelumnya melewati babak perempat final dengan catatan 6,39 detik. Pada semifinal, atlet asal Bali tersebut kembali menjadi yang tercepat di heat-nya dengan waktu 6,36 detik untuk memastikan tiket ke final.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Buka "The 5th AVF Asian Vovinam Championships 2024 di Gor Debes Tabanan

Catatan 6,062 detik di final juga menjadi pencapaian penting bagi Desak Made. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menyebut waktu tersebut memecahkan rekor Asia sekaligus memperbarui rekor yang sebelumnya dicatat Desak Made.

Prestasi itu menambah deretan pencapaian Desak Made di tahun 2026. Sebelumnya, ia juga meraih emas pada World Climbing Series Krakow dan Chamonix. Kementerian Pemuda dan Olahraga mencatat Desak Made sebagai salah satu atlet panjat tebing Indonesia yang terus meraih prestasi di nomor speed.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Desak Made mempersembahkan emas keempat Indonesia.

“Alhamdulillah, Indonesia kembali meraih emas. Ini menjadi emas keempat Indonesia di Asian Games kali ini, sekaligus memenuhi target empat emas yang kita tetapkan. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Desak Made yang telah berjuang luar biasa dan mempersembahkan emas keempat untuk Merah Putih,” ujar Erick.

Menurut Erick, catatan 6,062 detik menunjukkan kualitas Desak Made di level Asia. Ia juga mengapresiasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), pelatih, ofisial, pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan atlet.

“Terima kasih kepada FPTI, para pelatih, ofisial dan seluruh tim yang terus mengawal perjuangan atlet. Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berjenjang dapat menghasilkan atlet yang mampu berprestasi di panggung Asia bahkan dunia,” katanya.

Meski target empat emas telah terpenuhi, Erick menegaskan perjuangan kontingen Indonesia di Aichi-Nagoya masih berlanjut.

Masih terdapat sejumlah cabang olahraga dan nomor pertandingan yang dapat menambah perolehan medali Indonesia hingga berakhirnya Asian Games 2026. Salah satunya berasal dari cabang panjat tebing nomor men’s speed.

“Target empat emas sudah terpenuhi, tentu kita syukuri bersama. Tetapi perjuangan belum selesai. Masih ada peluang untuk menambah emas. Kita akan terus memberikan dukungan dan mengawal perjuangan para atlet sampai pertandingan terakhir,” kata Erick.

Baca Juga:  Jaya Negara Lepas Fun Run 5K "Cooltura Bali", Kolaborasi Pemkot bersama Telkomsel

Bagi Desak Made sendiri, emas Asian Games 2026 menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya. FPTI mencatat atlet asal Bali tersebut menyebut medali ini sebagai batu loncatan menuju Olimpiade.

Dengan emas Desak Made, Indonesia kini mencatat empat medali emas di Aichi-Nagoya 2026, bersama raihan medali dari nomor-nomor yang sebelumnya telah dimenangi kontingen Merah Putih.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Kemenpora
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here