
Disambut Kreativitas Seni Budaya Siswa, Bahas Pengembangan Sarana Sekolah
DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster mengunjungi SMP Negeri 13 Denpasar, Jumat (18/9/2026). Kunjungan tersebut disambut dengan berbagai kreativitas seni dan budaya yang ditampilkan para siswa.
Kedatangan Gubernur Koster disambut antusias siswa, guru, dan jajaran SMPN 13 Denpasar. Sejumlah kesenian Bali ditampilkan, mulai dari tarian tradisional, rindik, kekawin, hingga pertunjukan seni lainnya.
Penampilan para siswa tidak hanya menjadi bagian dari penyambutan, tetapi juga menunjukkan ruang kreativitas siswa dalam mengembangkan sekaligus melestarikan seni dan budaya Bali.
Usai menyaksikan penampilan siswa, Gubernur Koster juga membagikan nasi jinggo kepada para siswa dan guru. Suasana tersebut menjadi bagian dari kunjungan yang berlangsung dalam suasana akrab.
Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, kunjungannya ke SMPN 13 Denpasar berawal dari pertemuan spontan dengan sejumlah siswa di jalan. Dalam kesempatan tersebut, para siswa mengundangnya untuk datang ke sekolah.
Undangan itu kemudian dipenuhi Koster dengan menyempatkan diri mengunjungi sekolah untuk melihat langsung kondisi SMPN 13 Denpasar.
“Karena diundang anak-anak SMPN 13 saat ketemu di jalan, saya bersedia berkunjung ke SMPN 13. Situasi sekolah bagus-bagus. Saya titip kepada kepala sekolah, seizin Bapak Wali Kota, kalau ada yang perlu diselesaikan akan saya bantu,” ujar Koster.
Koster mengatakan, kunjungannya tidak hanya sekadar memenuhi undangan para siswa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat kebutuhan sekolah secara langsung. Ia menyatakan siap membantu apabila terdapat kebutuhan sekolah yang masih perlu ditindaklanjuti.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali yang telah menyempatkan diri memenuhi undangan siswa SMPN 13 Denpasar di tengah kesibukannya.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Bali. Di tengah kesibukan beliau yang begitu padat, masih menyempatkan diri hadir memenuhi undangan anak-anak SMPN 13 Denpasar. Ini berawal dari pertemuan beliau dengan anak-anak di jalan beberapa waktu lalu,” ujar Jaya Negara.
Menurut Jaya Negara, kunjungan tersebut menjadi momentum bagi pihak sekolah untuk menyampaikan secara langsung kondisi dan kebutuhan sekolah kepada pemerintah.
“Ini merupakan momen yang sangat bagus. Kepala sekolah bisa menyampaikan berbagai hal tentang sekolah maupun yang lainnya kepada Bapak Gubernur,” katanya.
Kepala SMPN 13 Denpasar Ni Made Sumarini mengaku bersyukur atas kunjungan tersebut. Ia menyebut perhatian pemerintah menjadi motivasi bagi keluarga besar sekolah untuk terus mengembangkan pendidikan dan potensi siswa.
Sumarini menyampaikan sejumlah kebutuhan penataan sarana sekolah, terutama halaman agar lebih rapi dan nyaman. Area di atas tempat peresapan air juga direncanakan untuk dimanfaatkan sebagai lahan parkir sekaligus lapangan yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas siswa, termasuk latihan memanah.
Selain penataan halaman, SMPN 13 Denpasar juga mendapat dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan sarana pembelajaran, antara lain laboratorium IPA dan TIK.
Sumarini berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, pemerintah pusat, dan pihak sekolah dapat terus diperkuat sehingga kebutuhan sarana dan prasarana sekolah dapat dipenuhi secara bertahap.
“Dengan lingkungan belajar yang semakin nyaman dan fasilitas yang memadai, sekolah diharapkan mampu memberikan ruang lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan potensi, kreativitas, seni, budaya, serta prestasi mereka,” harapnya.
Dengan demikian, kunjungan Gubernur Bali dan Wali Kota Denpasar menjadi ruang dialog langsung mengenai kondisi sekolah sekaligus melihat potensi siswa dalam bidang seni dan budaya.
Editor: I Nyoman Arta Wirawan


