
BADUNG, KEN-KENKHABARE – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan hibah sebesar Rp400 juta untuk mendukung pelaksanaan rangkaian Upacara Pitra Yadnya dan Atiwa-tiwa massal di Banjar Adat Tiyingan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Minggu (13/9/2026).
Hibah tersebut diserahkan secara simbolis kepada Kelian Banjar Adat Tiyingan I Wayan Windra dan disaksikan krama serta undangan yang hadir di Balai Banjar Adat Tiyingan.
Kegiatan Pitra Yadnya dan Atiwa-tiwa massal tahun 2026 ini merupakan pelaksanaan upacara pengabenan dan penyucian atma secara kolektif oleh krama Banjar Adat Tiyingan.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk hadir membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam melaksanakan upacara adat dan keagamaan.
Menurutnya, pelaksanaan ritual keagamaan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan adat dan budaya Bali.
“Upacara ini merupakan wujud bakti kita kepada leluhur kita yang telah mendahului kita. Semoga melalui pelaksanaan upacara penyucian atma ini, leluhur kita mendapat tempat yang terbaik di sisi Ida Hyang Widhi Wasa,” ujar Adi Arnawa.
Ia berharap pelaksanaan upacara tersebut membawa kerahayuan dan keselamatan bagi seluruh krama. Selain itu, persatuan dan kebersamaan masyarakat juga harus terus dijaga.
“Mudah-mudahan kita bersama-sama mendapat kerahayuan dan keselamatan. Dan yang paling terpenting krama tetap menjaga persatuan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kelian Banjar Adat Tiyingan I Wayan Windra menjelaskan, seluruh rangkaian upacara dilaksanakan berdasarkan hasil paruman prajuru dan tokoh masyarakat.
Ia menyebut pelaksanaan Pitra Yadnya di Banjar Adat Tiyingan memiliki karakteristik tersendiri sesuai awig-awig setempat.
Salah satunya, krama yang meninggal dunia terlebih dahulu harus dikuburkan dan tidak langsung dibakar melalui krematorium. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari tata pelaksanaan upacara yang berlaku di Banjar Adat Tiyingan.
Pada rangkaian upacara massal tahun 2026, tercatat Nyekah sebanyak 38 sawa, Metatah atau potong gigi 64 orang, Mepetik dan Tiga Bulanan 49 orang, serta Ngelungah 20 orang.
Windra menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung, Anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara, serta seluruh krama Banjar Adat Tiyingan yang bergotong royong menyukseskan pelaksanaan upacara.
“Terima kasih saya ucapkan kepada Pemkab Badung dan Anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara serta masyarakat krama Banjar Adat Tiyingan, yang telah bergotong-royong menyukseskan pelaksanaan upacara ini,” ungkap Windra.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara, perwakilan Dinas Kebudayaan Badung, Camat Petang Anak Agung Ngurah Darma Putra, Perbekel Desa Pelaga I Made Ordin, Bendesa Adat I Made Kanta Yasa, serta para kelian dinas se-Desa Pelaga.
Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber:ProkopimBadung


