Bupati Adi Arnawa Apresiasi Pandangan Umum Fraksi DPRD Badung soal Perubahan APBD 2026

0
1063
Foto: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan tanggapan seusai Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama DPRD Badung terkait pandangan umum fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, Jumat (11/9/2026).

BADUNG, KEN-KENKHABARE – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengapresiasi pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Badung terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Berbagai masukan dan rekomendasi fraksi dinilai menjadi bahan penting bagi pemerintah daerah dalam menyempurnakan kebijakan anggaran dan mempercepat pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Adi Arnawa seusai Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama di Ruang Sidang Utama Gosana Sekretariat DPRD Badung, Jumat (11/9/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan dihadiri pimpinan serta anggota DPRD, Forkopimda, Sekda Badung IB Surya Suamba, kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, direksi perusahaan daerah, serta tenaga ahli DPRD Badung.

Menurut Adi Arnawa, salah satu poin penting dalam pandangan umum fraksi adalah dukungan terhadap kebijakan Pemkab Badung yang mengalokasikan anggaran cukup besar untuk sektor infrastruktur.

“Secara prinsip saya mendengar dari pemandangan umum fraksi-fraksi bahwa yang pertama adalah sepakat dan mendukung bahwa langkah kami terkait dengan pengalokasian anggaran yang lebih banyak di sektor infrastruktur dengan total 59,23 persen dari total belanja. Bahwa ini merupakan komitmen kami dalam meningkatkan infrastruktur untuk menunjang pariwisata,” jelasnya.

Adi Arnawa mengatakan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu jawaban terhadap tantangan arus pariwisata yang terus meningkat. Melalui alokasi anggaran tersebut, Pemkab Badung fokus membenahi fasilitas yang menjadi perhatian masyarakat sekaligus membangun jaringan jalan fundamental untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.

Ia juga menyampaikan perkembangan sisi pendapatan daerah. Pendapatan dalam APBD Induk yang sebelumnya sekitar Rp10,3 triliun diproyeksikan meningkat menjadi Rp10,5 triliun. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat dari sekitar Rp9,5 triliun menjadi lebih dari Rp9,7 triliun.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Hadiri Puncak Karya Ngenteg Linggih di Merajan Kawanan Tangkas Kori Agung Pedungan

“Ini menunjukkan bahwa eksekutif dalam ini sangat serius dan penuh optimisme untuk menghadapi tantangan-tantangan sekaligus problem yang kami hadapi terkait dengan menjaga pariwisata untuk tetap berkelanjutan sebagaimana komitmen kita bersama,” ujarnya.

Menanggapi catatan fraksi mengenai kawasan Kuta yang dinilai belum tersentuh penataan secara optimal, Adi Arnawa menjelaskan bahwa penataan kawasan tersebut telah dilakukan secara bertahap.

Pemkab Badung, kata dia, terus melakukan beautifikasi, penataan pedestrian, serta perbaikan utilitas untuk membangkitkan kembali citra Kuta sebagai salah satu kawasan penting pariwisata Badung.

Namun, menurutnya, pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan anggaran pemerintah daerah. Dukungan seluruh pemangku kepentingan, masyarakat, desa adat, dan masyarakat Badung secara keseluruhan diperlukan agar penataan dapat berjalan optimal.

“Kalau ini sudah kita lakukan secara membangun sinergitas dengan berbasis kolaborasi ini, saya kira saya sangat optimis ini akan bisa kita dorong dan kita akan bisa penuhi,” ujarnya.

Terkait evaluasi realisasi fisik yang masih kurang sekitar 30 persen dari anggaran, Adi Arnawa menegaskan akan meminta Sekda Badung dan seluruh OPD terkait melakukan akselerasi pekerjaan di lapangan.

Baca Juga:  D’Youth Fest 6.0 Kembali Hadir Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda Kreatif Denpasar

Ia meminta catatan dan saran fraksi tidak berhenti sebagai bahan evaluasi, tetapi segera ditindaklanjuti, terutama memasuki semester kedua 2026.

“Agar Sekda Badung beserta OPD ini benar-benar, apa yang menjadi saran fraksi ini menjadi perhatian dan atensi, sehingga pada masuk ke semester kedua ini harus mulai digenjot lagi,” tegasnya.

Menurutnya, percepatan realisasi fisik juga penting mengingat Badung akan memasuki musim hujan yang dapat menjadi kendala dalam pelaksanaan sejumlah pekerjaan infrastruktur.

Adi Arnawa kembali menyampaikan apresiasi atas dukungan fraksi-fraksi DPRD Badung terhadap kebijakan pemerintah daerah, khususnya di bidang infrastruktur. Ia berharap berbagai program pembangunan yang dilaksanakan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Mudah-mudahan dengan apa yang kita lakukan sekarang ini, akan memberikan semacam satu trust untuk masyarakat,” tandasnya.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here