D’Youth Fest 6.0 Kembali Hadir Jadi Ruang Kreativitas Anak Muda Kreatif Denpasar

0
60
Foto: Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Badan Kreatif Denpasar kembali menghadirkan D’Youth Fest 6.0.

Gelaran Puncak Akan Berlangsung 11–12 Juli Mendatang

DENPASAR, KEN-KEN – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Badan Kreatif Denpasar kembali menghadirkan D’Youth Fest 6.0.

Festival kreatif tahunan ini menjadi ruang ekspresi, kolaborasi, sekaligus ruang temu kreativitas generasi muda Kota Denpasar.

Hal tersebut terungkap saat Panitia Pelaksana D’Youth Fest 6.0 beraudiensi dengan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, di Denpasar beberapa waktu lalu.

Mengusung tema “Regrow: Feel The Growth – Nguripang Rasa”, D’Youth Fest 6.0 hadir dengan konsep yang lebih luas, partisipatif, dan menyentuh berbagai sektor kreativitas anak muda.

Beragam sektor kreatif akan mewarnai rangkaian kegiatan festival tahun ini, mulai dari seni pertunjukan, esports, pop culture, mural, film, komunitas kreatif, hingga ekonomi kreatif berbasis inovasi.

Baca Juga:  Denpasar Pertahankan Juara Umum Porjar Bali 2026

D’Youth Fest 6.0 akan berlangsung sepanjang Juni hingga mencapai puncaknya pada 11–12 Juli 2026.

Festival ini dirancang sebagai ruang temu lintas komunitas yang menghubungkan ide, kreativitas, budaya, dan semangat kolaborasi generasi muda Denpasar.

Berbagai agenda menarik akan menjadi bagian dari rangkaian festival, di antaranya Heritage Ride, Operet This Week (OTW), Glory of Youth Esports Competition, ARC Cosplay & Creator Festival, Community Paradise, Makin Dekat Film Fest, hingga malam puncak D’Youth Fest 6.0.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menegaskan bahwa D’Youth Fest harus menjadi ruang produktif bagi generasi muda, bukan hanya sekadar festival hiburan.

Menurutnya, anak muda Denpasar membutuhkan ruang untuk tumbuh, berproses, berkolaborasi, dan menghasilkan karya yang berdampak positif bagi kota.

“Kami ingin D’Youth Fest tidak hanya menjadi panggung hiburan atau tempat berkumpul anak muda, tetapi menjadi ruang bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi. Anak muda Denpasar harus diberikan ruang untuk tumbuh, berproses, dan produktif melalui karya. Pemerintah Kota Denpasar hadir untuk mendukung lahirnya generasi kreatif yang mampu membawa perubahan positif bagi kota ini,” ujar Jaya Negara.

Jaya Negara menambahkan, Denpasar memiliki potensi besar dari bonus demografi dengan tingginya jumlah pemuda kreatif.

Potensi tersebut, kata dia, perlu diarahkan pada aktivitas yang produktif, inovatif, dan mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Karena itu, D’Youth Fest diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan talenta muda sekaligus ruang aktualisasi generasi penerus Kota Denpasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, mengatakan D’Youth Fest merupakan bagian dari strategi penguatan ekosistem ekonomi kreatif.

Selain itu, festival ini juga menjadi bagian dari city branding Kota Denpasar sebagai kota kreatif yang bertumpu pada kekuatan komunitas.

“D’Youth Fest menjadi ruang kolaborasi antar komunitas kreatif sekaligus upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif pemuda di Kota Denpasar. Kami ingin festival ini mampu menciptakan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membangun jejaring, meningkatkan kapasitas, serta membuka peluang bagi komunitas muda untuk berkembang,” jelasnya.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Bersama Wawali Arya Wibawa Buka D'Youth Fest 4.0, Jadikan Wahana Kreativitas, Tingkatkan Daya Saing anak muda

Hal senada disampaikan Ketua BKraf Denpasar, Ari Setiya Wibawa.

Ia menjelaskan, D’Youth Fest 6.0 lahir dari proses diskusi dan evaluasi bersama berbagai komunitas kreatif agar festival ini tetap relevan dengan kebutuhan anak muda saat ini.

“D’Youth Fest 6.0 kami rancang sebagai rumah bersama bagi anak muda kreatif Denpasar. Ini bukan event konser semata, tetapi ruang bertumbuh. Di sini pemuda bisa menemukan komunitasnya, menampilkan karya, belajar, berjejaring, hingga membangun ekosistem kreatif yang sehat,” ungkapnya.

Menurut Ari, tema Regrow: Feel The Growth merepresentasikan semangat tumbuh kembali. Kreativitas anak muda, kata dia, harus terus dirawat, dihidupkan, dan dirasakan dampaknya secara bersama.

“Tema Regrow: Feel The Growth merepresentasikan semangat tumbuh kembali bahwa kreativitas anak muda harus terus dirawat, dihidupkan, dan dirasakan dampaknya bersama,” tambahnya.

Seiring perjalanannya, D’Youth Fest telah berkembang menjadi salah satu festival kreatif pemuda terbesar di Kota Denpasar.

Festival ini melibatkan puluhan komunitas lintas bidang, mulai dari teater, mural, esports, arsitektur, film, ilustrasi, tattoo, hingga lingkungan hidup.

Tidak hanya menghadirkan pertunjukan kreatif, D’Youth Fest juga membuka ruang diskusi, workshop, kompetisi, hingga kolaborasi antar komunitas.

Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem kreatif anak muda secara berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan D’Youth Fest 6.0, Pemerintah Kota Denpasar berharap semakin banyak generasi muda yang tidak hanya menjadi penonton perkembangan zaman.

Lebih dari itu, anak muda Denpasar diharapkan mampu menjadi pelaku utama perubahan melalui kreativitas, inovasi, dan kolaborasi.

Dengan semangat Nguripang Rasa, D’Youth Fest 6.0 diharapkan menjadi ruang tumbuh bersama bagi generasi muda menuju Denpasar yang semakin maju, kreatif, inklusif, dan berbudaya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here