DENPASAR, KEN-KEN – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industir (KADIN) Bali Made Ariandi ajak pelaku usaha Bangun Ekosistem Ekonomi dan kepedulian sosial, saat hari ulang tahunnya sebagai momentum memperkuat silaturahmi sekaligus membangun semangat persaudaraan dan gotong royong di kalangan dunia usaha untuk bersama-sama membangun Bali.
Ariandi perayaan tersebut digelar setelah dirinya dilantik sebagai Ketua KADIN Bali sehingga sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan dengan jajaran pengurus, anggota, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan.
“Perayaan hari ulang tahun saya sebagai ajang silaturahmi setelah pelantikan Ketua KADIN Bali. Ini menjadi tempat untuk memupuk persaudaraan dan semangat gotong royong untuk membangun Bali,” kata Ariandi Selasa (8/9/2026), Gianyar.
Ia menegaskan, pembangunan Bali membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dengan mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki daerah.
Karena itu, KADIN Bali mendorong dunia usaha untuk tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga mengambil peran dalam pembangunan sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Ariandi menyinggung pentingnya optimalisasi CSR perusahaan dan BUMN untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, termasuk bedah rumah dan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kepedulian sosial tersebut dinilai semakin penting di tengah berbagai bencana yang terjadi di sejumlah daerah.
Sebagai institusi yang menaungi perusahaan-perusahaan di Indonesia, termasuk di Bali, KADIN Bali ingin mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Dengan terjadinya bencana sekarang ini tentunya KADIN sebagai satu institusi, satu kelembagaan yang mana terdiri dari perusahaan-perusahaan yang ada di seluruh Indonesia, khususnya di Bali, KADIN Bali ingin ikut mendorong untuk memberikan kepeduliannya terhadap dampak-dampak bencana yang dialami oleh daerah-daerah,” ujarnya.
Menurut Ariandi, kepedulian tersebut bukan sekadar wacana. KADIN Bali sebelumnya telah menggalang bantuan yang kemudian dikirimkan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya KADIN Bali memperkuat peran dunia usaha dalam menghadapi persoalan sosial dan kemanusiaan.
Lebih jauh, Ariandi menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem pertumbuhan ekonomi Bali yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Ekosistem tersebut diharapkan mampu mempertemukan kekuatan dunia usaha, pemerintah, masyarakat, serta berbagai stakeholder lainnya untuk mengembangkan potensi Bali secara bersama-sama.
“Jadi ayok membangun ekosistem, ekosistem pertumbuhan ekonomi Bali,” tegasnya.
Penulis/Editor: I Nyoman Arta Wirawan



