Jelang Kriyanusa 2026, Ny. Putri Koster Dorong IKM Bali Kreatif Tanpa Menjiplak Karya

0
1052
Foto: Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster memimpin rapat persiapan keikutsertaan Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9/2026).

23 IKM Bali Siap Tampilkan Produk Kerajinan Unggulan di JICC Jakarta

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mendorong para perajin dan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bali terus berkreasi dengan mengembangkan karya yang memiliki karakter dan identitas kuat.

Namun, kreativitas tersebut harus tetap menghargai orisinalitas dan tidak dilakukan dengan menjiplak karya orang lain.

Pesan tersebut disampaikan Ny. Putri Koster saat memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9/2026).

Menurut Ny. Putri Koster, Bali memiliki kekayaan seni, budaya, serta warisan leluhur yang dapat terus digali dan dikembangkan menjadi karya kreatif bernilai tambah.

Potensi tersebut, kata dia, harus menjadi kekuatan bagi pelaku IKM Bali untuk menghasilkan produk yang memiliki identitas sekaligus mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Baca Juga:  Konflik Timur Tengah Berdampak ke Bali, Balinomics Susun Strategi Antisipasi

“Untuk mampu bersaing di segala lini, kita tentu harus terus berkreasi dan kreatif mengembangkan karya-karya seni serta warisan leluhur. Tetapi, jangan sampai merusak produk orang lain,” tegasnya.

Dalam persiapan menuju Kriyanusa 2026, Ny. Putri Koster meminta 23 IKM asal Bali yang akan mengikuti pameran untuk menampilkan karya-karya terbaik.

Ia juga meminta produk yang dibawa disesuaikan dengan karakter pameran serta dikelompokkan berdasarkan jenis kerajinannya.

Penataan tersebut dinilai penting agar produk yang ditampilkan lebih rapi dan terorganisasi sekaligus memudahkan pengunjung menemukan produk yang diminati.

“Momentum ini kita gunakan untuk memperkenalkan karya lokal kita. Peserta pameran saya minta memilih karya terbaik sesuai dengan wilayah atau lokasi pameran agar produk yang dibawa tepat sasaran sekaligus memudahkan kita dalam menawarkan produk,” ungkapnya.

Menurutnya, keikutsertaan dalam pameran tidak sekadar menjadi ajang menampilkan produk, tetapi juga menjadi kesempatan memperkenalkan kualitas dan kekhasan kerajinan Bali kepada pasar yang lebih luas.

Pameran Kriyanusa 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Sebanyak 23 IKM Bali akan ambil bagian dengan membawa beragam produk kerajinan unggulan.

Keikutsertaan Bali dalam pameran tersebut diharapkan menjadi momentum bagi perajin dan pelaku IKM untuk memperluas jangkauan pasar, memperkenalkan karya lokal ke tingkat nasional, sekaligus menunjukkan kekuatan kriya Bali yang berakar pada tradisi namun terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar.

Baca Juga:  Pj. Ketua Dekranasda Bali Dorong Kreativitas dan Inovasi Perempuan Bali di Sektor Kerajinan dan Ekonomi Kreatif

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, menjelaskan produk yang akan ditampilkan merupakan kerajinan tradisional yang memiliki nilai estetika dan budaya, mengandung unsur tradisi, serta mencerminkan kearifan lokal Bali.

Produk yang dibawa antara lain kerajinan anyaman dan kayu, produk fesyen berbahan tenun tradisional Bali, serta kerajinan berbahan logam dan kulit.

Pemilihan produk tersebut diharapkan mampu merepresentasikan kekayaan kriya Bali sekaligus menunjukkan kreativitas perajin dalam mengembangkan warisan tradisional menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here