Buka Masceti Cup II, Bupati Adi Arnawa Dorong Voli Badung Pertahankan Tradisi Emas

0
1006
Foto: Bupati Adi Arnawa membuka Turnamen Bola Voli Putra Masceti Cup II Tahun 2026 di Banjar Tegal Kuning, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (22/8).

32 Tim Berebut Hadiah Rp32 Juta, Turnamen Sekaligus Dukung Upacara Dewa Yadnya

BADUNG, KEN-KEN KHABARE – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Putra Masceti Cup II Tahun 2026 di Banjar Tegal Kuning, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Sabtu (22/8/2026).

Pembukaan turnamen ditandai dengan pemukulan bola voli perdana oleh Bupati Adi Arnawa. Ajang olahraga yang digagas Sekaa Teruna (ST) Catur Purusa Arta Banjar Tegal Kuning tersebut diikuti 32 tim dengan total hadiah mencapai Rp32 juta.

Turut hadir dalam pembukaan, anggota DPRD Kabupaten Badung Putu Dendi Astra Wijaya, Ketua PBVSI Kabupaten Badung Agung Bagus Kade Kusimantara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung IB. Putu Mas Arimbawa, jajaran Tripika Kecamatan Abiansemal, Perbekel, Bendesa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kelian Adat, Kelian Dinas Bongkasa Pertiwi, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas ST Catur Purusa Arta Banjar Tegal Kuning yang telah menginisiasi penyelenggaraan Masceti Cup II.

Baca Juga:  Belanja Infrastruktur Badung Tembus 59,8 Persen, Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati

Menurutnya, kegiatan olahraga seperti turnamen bola voli memiliki peran penting dalam memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan. Selain itu, kompetisi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Adi Arnawa juga menyoroti prestasi cabang olahraga bola voli Kabupaten Badung yang selama ini memiliki rekam jejak membanggakan. Tim-tim bola voli Badung dinilai mampu mempertahankan tradisi prestasi, termasuk raihan medali emas di berbagai ajang.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras para pelatih profesional serta sistem pembinaan yang berjalan sesuai standar PBVSI Kabupaten Badung.

“Melalui turnamen ini, saya berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan bertanding dengan penuh semangat. Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk mengasah kemampuan sekaligus mempererat rasa persatuan dan kesatuan,” ujar Adi Arnawa.

Ia berharap Masceti Cup II tidak hanya melahirkan kompetisi yang menarik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet-atlet muda yang nantinya mampu memperkuat prestasi bola voli Kabupaten Badung.

Ketua Panitia Turnamen Masceti Cup II, I Made Murtika Yasa, mengatakan pelaksanaan turnamen mendapat dukungan penuh dari masyarakat Banjar Tegal Kuning.

Semangat gotong royong warga menjadi salah satu faktor utama terselenggaranya kompetisi tersebut. Tahun ini, Masceti Cup II menggunakan sistem semi-open lokal Banjar Dinas dan diikuti sebanyak 32 tim.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Kumpulkan Kaling dan Kadus Denbar-Densel Bahas Percepatan Pengngolahan Sampah Berbasis Sumber hingga Sosialisasi Pengangkutan Sampah Berbasis Teknologi

Seluruh peserta akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp32 juta.

Selain menjadi ajang kompetisi dan pengembangan bakat generasi muda, turnamen tersebut juga diharapkan memberikan hiburan bagi masyarakat serta para pencinta olahraga bola voli di Kabupaten Badung.

Menariknya, penyelenggaraan Masceti Cup II tidak semata-mata berorientasi pada olahraga. Turnamen tersebut juga membawa misi sosial dan keagamaan.

Murtika Yasa menjelaskan, kegiatan ini sekaligus diarahkan untuk mendukung penggalangan dana bagi pelaksanaan upacara Dewa Yadnya, khususnya dalam rangka penyulaman Tapakan dan Pratima di Pura Masceti dan Pura Melanting.

“Penyelenggaraan turnamen ini sekaligus diarahkan untuk mendukung penggalangan dana guna menunjang pelaksanaan upacara Dewa Yadnya, khususnya dalam rangka penyulaman Tapakan dan Pratima di Pura Masceti dan Pura Melanting,” jelas Murtika Yasa.

Dengan demikian, Masceti Cup II menjadi perpaduan antara pembinaan olahraga, pengembangan potensi generasi muda, hiburan masyarakat, serta kegiatan sosial-keagamaan.

Semangat tersebut diharapkan terus berkembang sehingga kegiatan olahraga di tingkat banjar tidak hanya mampu melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat solidaritas, persatuan, dan budaya gotong royong masyarakat.

Editor: I Nyoman Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here