Tumpek Krulut, Gubernur Koster Ajak Masyarakat Tebar Kasih Sayang Lewat Gerakan Berbagi dan Penguatan UMKM Bali

0
38
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster berdialog dengan masyarakat dan pelaku UMKM di Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Gianyar, dalam rangka Gerakan Berbagi memperingati Tumpek Krulut 2026.

GIANYAR, KEN-KEN – Gubernur Bali Wayan Koster mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Rahina Tumpek Krulut sebagai momentum memperkuat nilai kasih sayang, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong melalui aksi nyata berbagi kepada sesama. Ajakan tersebut diwujudkan melalui program pembagian makanan gratis yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh kabupaten/kota di Bali, Sabtu (1/8/2026).

Salah satu lokasi yang dikunjungi Gubernur Koster adalah Warung Nasi Pindang Dadong Rintin di Desa Sakah, Kabupaten Gianyar. Warung legendaris yang telah berdiri sejak tahun 1960 itu dipadati masyarakat yang menikmati hidangan gratis sebagai bagian dari peringatan Hari Kasih Sayang versi kearifan lokal Bali.

Program tersebut dilaksanakan di satu hingga dua UMKM pada setiap kabupaten/kota dengan tujuan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian pelaku usaha lokal.

Gubernur Koster mengatakan bahwa makna Tumpek Krulut tidak boleh berhenti pada simbol dan ritual keagamaan semata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang menghadirkan manfaat bagi sesama.

Baca Juga:  Tumpek Krulut, Gubernur Koster Sapa Kaum Muda di Kedai Tangkil Tabanan, Siapkan Kebijakan Jumat Kuliner Lokal untuk Hidupkan UMKM

“Momentum Tumpek Krulut ini kita maknai sebagai Hari Kasih Sayang. Karena itu, mari kita saling mengasihi, saling menghormati, dan saling membantu. Hal-hal sederhana seperti berbagi kepada sesama akan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat Bali,” ujar Koster.

Menurutnya, kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Bali yang berlandaskan nilai-nilai budaya dan filosofi lokal.

Gubernur Koster berharap gerakan berbagi tersebut tidak hanya dilaksanakan Pemerintah Provinsi Bali, tetapi juga dapat diinisiasi oleh seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Bali.

Ia menilai, apabila kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan, budaya saling membantu akan semakin tumbuh sekaligus memperkuat daya tahan sosial masyarakat.

Selain mempererat solidaritas, program tersebut juga menjadi strategi menghidupkan UMKM lokal melalui peningkatan kunjungan masyarakat ke tempat-tempat usaha.

Pemilik Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Wayan Suarsa, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Bali terhadap pelaku UMKM.

Menurutnya, program berbagi tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi promosi yang efektif bagi usaha kuliner tradisional yang telah diwariskan keluarganya selama puluhan tahun.

Baca Juga:  Perpani Bali Naik ke Peringkat 8 Nasional, Raih 10 Medali di Kejurnas Junior 2026

“Ini merupakan program yang sangat positif, baik bagi kami sebagai pelaku UMKM maupun bagi masyarakat. Bertepatan dengan Tumpek Krulut sebagai Hari Kasih Sayang, kegiatan ini mengajak kita untuk saling berbagi dan peduli. Bagi kami sendiri, ini juga menjadi promosi gratis sehingga Warung Nasi Pindang Dadong Rintin semakin dikenal masyarakat luas,” katanya.

Ia berharap pemerintah terus memperkuat pendampingan kepada pelaku UMKM dengan memahami berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

“Setiap UMKM memiliki tantangan yang berbeda. Kami berharap pemerintah terus hadir mendengarkan aspirasi pelaku usaha sehingga solusi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan UMKM,” ujarnya.=

Salah seorang warga, Retno Lestari asal Ubung Kaja, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan berbagi yang digagas Pemerintah Provinsi Bali.

Menurutnya, program tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui kepedulian langsung kepada masyarakat.

“Saya sangat senang bisa ikut menikmati program berbagi dari Bapak Gubernur. Menurut saya, ini merupakan bentuk kasih sayang seorang pemimpin kepada rakyatnya. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat sekaligus membantu UMKM Bali,” ungkapnya.

Melalui peringatan Tumpek Krulut Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali berharap semangat kasih sayang, kepedulian, dan gotong royong terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu memperkuat kohesi sosial sekaligus mendorong kemajuan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM di seluruh Bali.

Pewarta/Editor: I Nyoman Arta Wirawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here