Sebanyak 2.500 Umat Ikuti Perayaan Waisak di Vihara Buddha Sakyamuni

0
43
Foto: Sekertaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, bersama Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gde Wibawa,dan Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, beserta Perwakilan dari Forkopimda dan FKUB Kota Denpasar saat menghadiri Perayaan Waisak di Vihara Buddha Sakyamuni, Denpasar, Minggu (31/5).

DENPASAR, KEN-KEN – Sebanyak 2.500 lebih umat dan pengunjung mengikuti Perayaan Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026 di Vihara Buddha Sakyamuni, Denpasar, Minggu (31/5).

Perayaan yang mengusung tema “Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri” ini tidak hanya menjadi momentum pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi juga ruang pembelajaran nilai-nilai welas asih, kebajikan, toleransi, dan kebersamaan bagi masyarakat luas.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, bersama Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gde Wibawa. Tampak pula Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, serta perwakilan Forkopimda dan FKUB Kota Denpasar.

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, saat membacakan sambutan Wali Kota Denpasar, menyampaikan selamat Hari Raya Trisuci Waisak 2570 BE kepada seluruh umat Buddha.

Ia mengatakan, perayaan suci ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai cinta kasih, kebijaksanaan, toleransi, serta semangat hidup harmonis di tengah keberagaman masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan spirit Kota Denpasar, Vasudhaiva Kutumbakam, yang memandang seluruh umat sebagai satu keluarga besar.

“Mari menjaga perdamaian dan keharmonisan dengan nilai-nilai luhur untuk memperkuat persatuan dan kerukunan di Kota Denpasar yang kita cintai bersama,” ujar Eddy Mulya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Vihara Buddha Sakyamuni, Romo Oscar Naib Wanouw, mengatakan perayaan Waisak menjadi momentum sakral bagi umat Buddha untuk memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Buddha Gautama.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Hadiri Nodia Upacara Melaspas Alit Pura Dalem Desa Adat Oongan

Tiga peristiwa tersebut yakni kelahiran, pencapaian Penerangan Sempurna, serta Parinibbana Buddha Gautama.

Menurutnya, tema Waisak tahun ini mengajak umat Buddha untuk tidak hanya memperdalam praktik spiritual, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

“Tema tersebut mendorong umat mengimplementasikan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menghadirkan dampak positif bagi lingkungan, bangsa, dan sesama,” katanya.

Baca Juga:  Jaya Negara Saksikan Padiksan Ida Pedanda Gede Ngurah Dwaja Nata di Griya Kanginan, Sanur

Romo Oscar menambahkan, nilai-nilai Waisak seperti welas asih, kebijaksanaan, kedamaian, dan pengendalian diri sangat relevan untuk terus ditumbuhkan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

Melalui perayaan ini, umat Buddha diharapkan semakin memperkuat praktik kebajikan, membangun kepedulian sosial, serta terus menjaga harmoni dengan sesama dan lingkungan.

Perayaan Waisak di Vihara Buddha Sakyamuni berlangsung khidmat dengan diikuti umat dari berbagai kalangan. Kehadiran ribuan umat dan pengunjung menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan serta kehidupan antarumat beragama yang harmonis di Kota Denpasar.

Melalui momentum Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026, Pemerintah Kota Denpasar berharap nilai cinta kasih, toleransi, dan kebajikan dapat terus menjadi dasar dalam memperkuat persatuan masyarakat serta mendukung pembangunan kota yang damai, inklusif, dan berbudaya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here