Wawali Arya Wibawa Hadiri Pemelaspasan Bale Kulkul dan Piodalan Nadi Banjar Bun

0
41
Foto: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat hadiri Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (24/5).

DENPASAR, KEN-KEN – Bertepatan dengan rahina Saniscara Kliwon Wuku Wariga, krama Banjar Bun, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur, melaksanakan Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (23/5).

Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai wujud bhakti masyarakat dalam menjaga adat, budaya, serta keharmonisan kehidupan berbanjar.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Dalam kesempatan itu, Arya Wibawa turut membunyikan kulkul, menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Bale Kulkul, serta mengikuti persembahyangan bersama.

Pada momentum tersebut, Pemerintah Kota Denpasar juga menyerahkan punia dan bantuan hibah sebesar Rp300 juta untuk mendukung pembangunan Bale Kulkul Banjar Bun.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede; Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Mahendra Jaya; Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja; Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati; serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya upacara pemelaspasan Bale Kulkul tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan kuatnya semangat gotong royong serta kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya Bali yang harus terus dijaga.

Baca Juga:  Dari Yoga hingga Pelepasan Tukik, Rakerkomwil IV APEKSI di Denpasar Ditutup dengan Semangat Harmoni dan Kepedulian Lingkungan

“Setelah usai diupacarai melaspas, dumogi masyarakat Banjar Bun semakin erat dan kompak,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Panitia, I Gede Anom Pawira Suta, menjelaskan bahwa Karya Pemelaspasan dilaksanakan seiring rampungnya pembangunan Bale Kulkul Banjar Bun. Prosesi tersebut dirangkaikan dengan Piodalan Nadi di Pura Merajan Banjar Bun, sehingga kedua upacara dapat berlangsung bersamaan dalam satu hari yang penuh makna.

Upacara dipuput oleh Ida Pedanda Putra Keniten dari Griya Keniten, Banjar Tainsiat, Denpasar.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Tinjau Relokasi Pasar Senggol Tabanan

Dengan jumlah sekitar 200 kepala keluarga yang tergabung dalam Banjar Bun, pihak panitia berharap keberadaan Bale Kulkul ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh krama untuk senantiasa sadar berbanjar serta aktif dalam setiap kegiatan adat, sosial, dan kemasyarakatan.

“Astungkara, semoga dengan selesainya pemelaspasan Bale Kulkul ini akan semakin menambah manfaat bagi umat,” katanya.

Lebih lanjut, Bale Kulkul tersebut juga diharapkan menjadi simbol pemersatu masyarakat adat Banjar Bun. Keberadaannya diharapkan mampu memperkuat keharmonisan kehidupan adat, sosial, dan budaya di Kota Denpasar.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here