Raker Komwil IV APEKSI ke-21 di Denpasar Perkuat Sinergi Pelayanan Masyarakat

0
46
Foto: Pelaksanaan Rapat Kerja Komwil IV APEKSI ke-21 berlangsung di Wantilan Convention Center, Hotel Prama Sanur Beach, Denpasar, Jumat (22/5) yang dihadiri Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial APEKSI yang juga Walikota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, Walikota Malang Wahyu Hidayat selaku Ketua Komwil IV APEKSI, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, dan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku Wakil Ketua Bidang Perkotaan dan Budaya APEKSI.

DENPASAR, KEN-KEN – Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-21 yang berlangsung di Kota Denpasar menggaungkan semangat kolaborasi antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan dinamika global.

Forum yang digelar di Wantilan Convention Center, Hotel Prama Sanur Beach, Denpasar, Jumat (22/5), tersebut menjadi ruang bertukar gagasan, memperkuat sinergi, serta merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Selain menjadi forum strategis para kepala daerah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan seminar pariwisata sebagai upaya memperkuat sektor unggulan daerah di tengah perubahan tren global dan tantangan pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial APEKSI yang juga Wali Kota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, selaku Ketua Komwil IV APEKSI; Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam; jajaran pengurus Komwil IV APEKSI; para wali kota dan wakil wali kota; sekretaris daerah; kepala OPD; serta akademisi Universitas Udayana.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, selaku Wakil Ketua Bidang Perkotaan dan Budaya APEKSI, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Denpasar sebagai tuan rumah Raker Komwil IV APEKSI ke-21.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Tinjau Relokasi Pasar Senggol Tabanan

“Atas nama Pemerintah dan seluruh warga Kota Denpasar, saya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rakerwil di Kota Denpasar, kota budaya yang kami cintai,” ujar Jaya Negara.

Menurut Jaya Negara, Raker Komwil IV APEKSI menjadi momentum penting bagi kota-kota di wilayah IV untuk memperkuat sinergi dan merumuskan langkah strategis bersama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Satpol PP Denpasar Gelar SABERGEP, Tertibkan Pengamen hingga Manusia Silver di Traffic Light

Ia menegaskan, tema “Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara” sangat relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dalam menghadapi kompleksitas persoalan perkotaan.

“Tidak ada satu kota pun yang mampu berkembang optimal secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi, berbagi sumber daya, dan saling menguatkan antarkota agar tujuan bersama dapat kita raih,” ujar Jaya Negara.

Dalam sidang pleno, sejumlah isu strategis menjadi perhatian bersama. Jaya Negara berharap forum tersebut mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang tajam dan menjadi suara bersama Komwil IV dalam forum nasional APEKSI mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Jaya Negara juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan Denpasar City Expo yang digelar bersamaan selama tiga hari sebagai ajang promosi produk unggulan dan potensi daerah masing-masing.

“Kota Denpasar dengan motto Sewaka Dharma, melayani adalah kewajiban, berkomitmen menjadi tuan rumah yang sebaik-baiknya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, nyaman, dan produktif,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, selaku Ketua Komwil IV APEKSI, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar atas sambutan dan fasilitasi selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, Raker Komwil IV menjadi momentum memperkuat sinergi, konsultasi, dan koordinasi antarpemerintah kota.

“Banyak isu strategis yang perlu kita diskusikan bersama, mulai dari layanan publik, fiskal daerah, infrastruktur, lingkungan hidup, hingga dampak ketidakpastian global. Forum ini menjadi ruang bertukar praktik baik dan mencari solusi bersama,” katanya.

Wahyu Hidayat menambahkan, hasil pembahasan Raker Komwil IV nantinya akan dibawa dalam Musyawarah Nasional APEKSI di Kota Medan sebagai rekomendasi bersama pemerintah kota se-Indonesia.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial APEKSI, Hj. Ika Puspitasari, mengatakan kolaborasi menjadi keniscayaan dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah saat ini.

“Komwil merupakan ujung tombak APEKSI dalam menyuarakan berbagai persoalan daerah sekaligus merumuskan solusi yang dapat menjadi pembelajaran bagi kota lainnya,” ujar Puspitasari.

Puspitasari juga mencontohkan semangat solidaritas antardaerah yang ditunjukkan anggota APEKSI saat membantu daerah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Selain itu, APEKSI terus mendorong promosi potensi unggulan daerah melalui penyusunan buku potensi dari 98 kota anggota serta pengembangan city branding yang direncanakan diluncurkan pada Oktober mendatang.

“Ada banyak isu yang membutuhkan kolaborasi, mulai dari konservasi energi, kesehatan masyarakat, ketahanan iklim, hingga ketahanan lansia. Karena itu, mari saling berbagi dan bahu-membahu menghadapi tantangan demi kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing,” katanya.

Rangkaian Raker Komwil IV APEKSI ke-21 juga diisi seminar pariwisata yang menghadirkan narasumber Prof. Ir. Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha dari Universitas Udayana. Seminar tersebut membahas penguatan sektor pariwisata daerah di tengah perubahan tren global dan tantangan pembangunan berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, dilaksanakan rapat pleno yang dipimpin Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Wali Kota Kupang, Christian Widodo, dan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Pleno tersebut menetapkan sejumlah rekomendasi untuk dibawa pada Rakernas APEKSI mendatang.

Melalui Raker Komwil IV APEKSI ke-21 di Denpasar, diharapkan kolaborasi antarkota semakin kuat dalam menghadirkan inovasi, memperbaiki layanan publik, memperkuat daya saing daerah, dan mewujudkan pembangunan kota yang harmonis, inklusif, serta berkelanjutan.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here