Panen Anggur di Subak Peraupan Barat, TP PKK Denpasar Dorong Urban Farming dan Agrowisata

0
145
Foto: Pelaksanaan Rapat Kordinasi Optimalisasi Pengolahan Sampah Berbasis Sumber dan Sungai bersama Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar yang dipimpin Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Rabu (20/5).

DENPASAR, KEN-KEN – Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, melaksanakan panen bersama sekaligus meninjau budidaya tanaman anggur di Subak Peraupan Barat, Denpasar Utara, Rabu (20/5) siang.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan pertanian perkotaan atau urban farming yang produktif, bernilai ekonomi, dan berkelanjutan di Kota Denpasar. Selain panen bersama, dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan fungisida kepada petani anggur.

Ny. Antari Jaya Negara hadir didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Ir. A.A. Gde Bayu Brahmasta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari; Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Putu Agus Jayadi; perwakilan Bank Indonesia, Yusuf Wicaksono; serta undangan lainnya.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan panen anggur di Subak Peraupan Barat. Menurutnya, keberadaan kebun anggur di tengah Kota Denpasar menjadi bukti bahwa petani tetap mampu berinovasi, kreatif, dan produktif di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Hadiri Lepas Sambut Dandim 1619/Tabanan

“Keberadaan kebun anggur ini juga dapat dimanfaatkan sebagai agrowisata petik anggur. Selain itu, hasil produksinya dapat diolah menjadi berbagai produk turunan,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras para petani di Kota Denpasar, khususnya petani di Subak Peraupan Barat, yang mampu menghasilkan varietas anggur berkualitas. Menurutnya, pertanian perkotaan harus terus didukung karena tidak hanya berkaitan dengan ketahanan pangan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Kami berharap para petani tetap semangat dan terus produktif. Pemerintah Kota Denpasar memberikan dukungan penuh terhadap sektor pertanian melalui berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Ir. A.A. Gde Bayu Brahmasta, mengatakan kegiatan ini bertujuan mendorong pemanfaatan lahan pekarangan agar lebih produktif dan bernilai ekonomi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat perkotaan.

“Budidaya anggur di wilayah perkotaan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu inovasi pertanian modern di Kota Denpasar,” ucapnya.

Ia menjelaskan, budidaya anggur juga menjadi media edukasi untuk memperkenalkan konsep pertanian urban kepada masyarakat. Dinas Pertanian Kota Denpasar berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian yang modern, kreatif, dan bernilai ekonomi.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Percepat Distribusi Bag Komposter, Genjot Pengolahan Sampah Berbasis Sumber

Dalam kegiatan tersebut juga dijelaskan teknik budidaya tanaman anggur yang cocok dikembangkan di lingkungan perkotaan. Kondisi iklim Kota Denpasar yang cenderung hangat dan mendapat paparan sinar matahari cukup sepanjang tahun dinilai sangat mendukung pertumbuhan tanaman anggur.

Tanaman anggur juga memiliki keunggulan karena dapat dibuahkan sepanjang musim melalui teknik pemangkasan dan perawatan yang tepat. Dengan teknik tersebut, petani tidak perlu menanam bibit baru setiap kali masa panen selesai, sehingga budidaya anggur menjadi lebih efisien dan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.

Dari sisi ekonomi, komoditas anggur memiliki nilai jual cukup tinggi. Harga jualnya berkisar antara Rp70 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, tergantung jenis dan kualitas buah. Potensi ini membuka peluang usaha baru bagi masyarakat perkotaan, khususnya dalam pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif dan komersial.

“Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian Kota Denpasar berharap budidaya anggur dapat menjadi salah satu ikon pengembangan urban farming sekaligus mendorong terciptanya pertanian modern yang diminati generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Pengelola Kebun Anggur Subak Peraupan Barat, Wayan Sudarsana, menjelaskan bahwa kebun yang dikelolanya memiliki luas total enam are. Sekitar tiga are ditanami anggur, sementara sisanya dimanfaatkan untuk tanaman lain seperti jeruk santang dan tanaman hortikultura.

“Kebun anggur ini mulai aktif sejak tahun 2023. Saat ini sudah ditanami belasan hingga puluhan varietas anggur berkualitas. Dalam proses penanaman, kami menggunakan teknik sambung sisip antara berbagai varietas,” jelasnya.

Baca Juga:  Diikuti 13 Kota, Denpasar Siap Jadi Tuan Rumah Rakerkomwil IV ke-21 APEKSI 2026

Ia menambahkan, dalam satu tahun panen anggur dapat dilakukan hingga tiga kali. Untuk panen kali ini, hasil yang diperoleh diperkirakan mencapai sekitar 10 hingga 15 kilogram anggur.

“Saat ini kami berfokus berkolaborasi dengan Pemkot Denpasar untuk mengembangkan wisata petik anggur sekaligus pengolahan hasil panen menjadi berbagai produk turunan lainnya. Kami berterima kasih atas dukungan penuh Pemkot Denpasar dalam meningkatkan kesejahteraan petani,” tutupnya.

Melalui panen anggur di Subak Peraupan Barat ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap urban farming semakin berkembang sebagai gerakan pertanian perkotaan yang produktif, edukatif, ramah lingkungan, dan mampu mendukung kesejahteraan petani serta masyarakat.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here