Sanggar Gita Bandana Praja Denpasar Siap Tampil di PKB XLVIII, Sajikan Karya Legendaris I Wayan Beratha

0
56
Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Panglingsir Puri Agung Denpasar serta Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat menghadiri Pembinaan Sanggar Seni Gita Bandana Praja, Kota Denpasar sebagai Duta Kota Denpasar pada Kesenian Legendaris serangkaian PKB XLVIII oleh Tim Konsultan Seni Kota Denpasar yang digelar di Jaba Pura Puri Agung Satria, Denpasar, Minggu (17/5) malam.

DENPASAR, KEN-KEN– Sanggar Seni Gita Bandana Praja Kota Denpasar memastikan kesiapannya tampil sebagai Duta Kota Denpasar dalam pagelaran Kesenian Legendaris serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026.

Kesiapan tersebut terungkap saat pelaksanaan pembinaan oleh Tim Konsultan Seni Kota Denpasar yang digelar di Jaba Pura Puri Agung Satria, Denpasar, Minggu (17/5) malam.

Dalam penampilannya nanti, Sanggar Gita Bandana Praja akan menyajikan karya-karya legendaris maestro seni Denpasar, I Wayan Beratha. Penyajian ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan seni, tetapi juga ruang pelestarian, penguatan memori budaya, serta pengenalan karya maestro kepada generasi muda.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara; Panglingsir Puri Agung Denpasar; Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede; Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya dan A.A. Istri Paramita Dewi; Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara; instansi terkait; serta undangan lainnya.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Terima Kunjungan KKP Sespimmen Polri, Harap Kolaborasi Dukung Pembangunan Denpasar

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memberikan apresiasi terhadap komitmen Sanggar Gita Bandana Praja dalam melestarikan kesenian legendaris Bali. Menurutnya, PKB bukan hanya ruang kreativitas seni, tetapi juga wahana penting untuk menjaga, memperkenalkan, dan menghidupkan kembali karya-karya seni klasik yang memiliki nilai sejarah tinggi.

“Inilah yang dimaksud dengan pelestarian dan penguatan seni, di mana karya-karya legendaris beserta sekaa gong legendarisnya kembali diorbitkan. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penampilan seni Duta Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut, Jaya Negara berharap Sekaa Gong Legendaris Duta Kota Denpasar dapat memberikan penampilan terbaik pada ajang PKB XLVIII Tahun 2026. Ia juga berharap kehadiran sekaa gong legendaris ini dapat menjadi media literasi seni yang positif bagi generasi muda.

“Semoga upaya pelestarian dan penguatan seni budaya di Kota Denpasar dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda. Harapan kami, sekaa gong legendaris ini dapat tampil optimal di PKB nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Konsultan Seni Kota Denpasar, I Komang Astita, turut memberikan apresiasi atas komitmen Sekaa Gong Legendaris yang diwakili Sanggar Gita Bandana Praja. Menurutnya, materi yang dibawakan memiliki nilai penting karena seluruhnya merupakan karya maestro seni Kota Denpasar, I Wayan Beratha.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Denpasar Terima Kunker Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Bahas Kerukunan dan Dana Hibah

Hal tersebut, kata Astita, menjadi capaian positif dalam menjaga agar karya-karya maestro tetap hidup, abadi, dan terus menjadi sumber inspirasi bagi seniman masa kini.

“Secara umum materi yang dibawakan sudah sangat baik dan apik. Namun, sisa waktu yang ada menjadi penting untuk terus dioptimalkan, terutama bagaimana menghadirkan jiwa dari sebuah karya legendaris, sehingga penonton nanti dapat terbawa suasana zaman dahulu,” ujarnya.

Koordinator Sanggar Gita Bandana Praja, I Nyoman Gede Jasa, didampingi Tim Pembina, I Gede Yudarta, mengatakan persiapan sekaa telah dilaksanakan sejak penunjukan pada awal tahun 2026. Persiapan tersebut dilakukan melalui latihan tabuh, tari, dan sendratari secara berkelanjutan.

“Persiapan kurang lebih sejak awal tahun, dan setelah pembinaan akan terus kami persiapkan agar lebih matang,” ujarnya.

Adapun materi yang akan dibawakan seluruhnya merupakan karya maestro seni Denpasar, I Wayan Beratha. Karya tersebut meliputi Tabuh Nem Lelambatan Galang Kangin, Tari Kupu-Kupu Tarum, dan Sendratari Narakesuma.

Pemilihan karya I Wayan Beratha dinilai memiliki makna khusus karena sang maestro merupakan seniman besar kelahiran Denpasar yang karya-karyanya telah memberi warna penting dalam perkembangan seni pertunjukan Bali.

“Kita khusus menyajikan karya seni legendaris dari Maestro I Wayan Beratha. Kebetulan beliau juga merupakan kelahiran Denpasar, dan ini menjadi momentum untuk melestarikan serta memperkenalkan kembali karya-karya legendaris,” ujarnya.

Melalui penampilan Sanggar Gita Bandana Praja pada PKB XLVIII Tahun 2026, Kota Denpasar berharap karya-karya legendaris maestro seni Bali dapat terus hidup, dikenal lintas generasi, serta menjadi inspirasi dalam pelestarian seni budaya Bali yang berkelanjutan.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here