Tinjau Pembangunan RKB di Tiga SD, Jaya Negara Targetkan Rampung Desember 2026

0
1061
Foto: Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau pembangunan ruang kelas baru di salah satu sekolah dasar di Kota Denpasar dalam kegiatan monitoring dan evaluasi pembangunan fisik Tahun Anggaran 2026, Senin (2/11/2026).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di tiga sekolah dasar (SD), Senin (2/11/2026). Peninjauan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembangunan fisik strategis Kota Denpasar Tahun Anggaran 2026.

Tiga sekolah yang dikunjungi yakni SDN 19 Pemecutan di Kecamatan Denpasar Barat, SDN 14 Pemecutan di Kecamatan Denpasar Utara, dan SDN 13 Kesiman di Kecamatan Denpasar Timur.

Dari hasil peninjauan, progres pembangunan di lokasi yang dikunjungi secara umum telah mencapai 85 persen. Pemerintah Kota Denpasar menargetkan seluruh pekerjaan tersebut rampung pada Desember 2026 sehingga ruang kelas baru dapat dimanfaatkan pada semester baru, Januari 2027.

Jaya Negara mengatakan, monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai jadwal dan hasil pekerjaan memenuhi kebutuhan sarana pendidikan. Dengan demikian, fasilitas yang dibangun dapat segera digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga:  Kota Tabanan atau Kota Singasana? Dua Identitas, Satu Kebanggaan

“Pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana Pemkot Denpasar hadir untuk menyediakan sarana pendidikan yang optimal bagi anak-anak di Kota Denpasar. Kami ingin memastikan setiap proyek dikerjakan dengan tanggung jawab dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Astungkara progres telah mencapai 85 persen,” ujarnya.

Menurut Jaya Negara, ketersediaan ruang kelas yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Fasilitas pendidikan yang sesuai kebutuhan diharapkan mendukung tumbuh kembang peserta didik sekaligus meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

Jaya Negara menjelaskan, pembangunan ruang kelas baru saat ini dilaksanakan pada 14 bangunan SD dan lima bangunan sekolah menengah pertama (SMP) yang tersebar di Kota Denpasar.

Berdasarkan data yang disampaikan Pemkot Denpasar, anggaran pembangunan RKB tersebut mencapai Rp89,238 miliar untuk bangunan SD dan Rp29,6 miliar untuk bangunan SMP.

Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan ketersediaan sarana pendidikan, khususnya untuk mengakomodasi kebutuhan rombongan belajar di sekolah negeri.

Pemerintah juga melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pekerjaan agar pembangunan tidak hanya memenuhi target waktu, tetapi juga memperhatikan kualitas dan fungsi bangunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menjelaskan bahwa pembangunan RKB telah melalui perencanaan dan pelaksanaan yang terukur.

Menurutnya, pengawasan dilakukan secara rutin untuk memastikan pekerjaan sesuai jadwal, standar teknis, estetika, dan fungsi tata ruang yang telah ditetapkan.

Ia menambahkan, pembangunan ruang kelas baru ditujukan untuk mengakomodasi kebutuhan rombongan belajar siswa di sekolah negeri. Dengan tersedianya ruang kelas yang lebih memadai, sekolah diharapkan dapat mengoptimalkan jadwal pembelajaran.

“Kami melakukan pengawasan lapangan secara rutin agar pekerjaan sesuai dengan jadwal dan mutu yang ditetapkan. Harapannya, dengan pembangunan RKB ini, rombel siswa yang tadinya masuk pagi dan siang, akan dapat masuk pagi semua. Jadi proses pembelajaran akan lebih optimal,” ujarnya.

Baca Juga:  Fashion Road Show Dekranasda Bali di Denpasar Angkat Kreativitas Desainer dan IKM Lokal

Melalui pembangunan tersebut, Pemkot Denpasar berharap pemerataan dan kualitas layanan pendidikan terus meningkat. Penyelesaian proyek sesuai target juga diharapkan memungkinkan ruang kelas baru segera digunakan pada Januari 2027, sehingga memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, tenaga pendidik, dan masyarakat.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Humaspemkotdps
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here