Antisipasi Banjir, Wali Kota Jaya Negara Tinjau Normalisasi Tukad Loloan Sanur Kauh

0
1077
Foto: Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau pekerjaan normalisasi Tukad Loloan di Sanur Kauh, Sabtu (3/10/2026), sebagai bagian dari upaya mengantisipasi banjir di Kota Denpasar.

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Mengantisipasi potensi banjir saat musim penghujan, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau langsung pekerjaan normalisasi Tukad Loloan di wilayah Sanur Kauh, Sabtu (3/10/2026) pagi.

Pekerjaan yang dilaksanakan di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar tersebut dilakukan untuk menjaga kapasitas aliran sungai, terutama dengan tingginya sedimentasi yang ditemukan di sejumlah titik.

Didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Jaya Negara mengatakan normalisasi Tukad Loloan telah dikerjakan sekitar satu setengah bulan. Lamanya pengerjaan antara lain disebabkan kondisi sedimentasi sungai yang cukup tinggi.

“Makanya kita sudah kerjakan sejak satu setengah bulan lalu. Mudah-mudahan bisa mencegah banjir,” ujar Jaya Negara.

Jaya Negara menjelaskan, penanganan aliran sungai dan drainase tidak hanya dilakukan di Tukad Loloan. Saat ini, Dinas PUPR Kota Denpasar melakukan operasi pemeliharaan berupa normalisasi di sekitar 40 titik aliran sungai dan drainase yang tersebar di wilayah Kota Denpasar.

Beberapa aliran yang menjadi bagian dari pekerjaan tersebut antara lain Tukad Loloan, Tukad Mati, Tukad Rangda, dan Tukad Ayung.

Menurut Jaya Negara, pengerjaan di sejumlah lokasi juga melibatkan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS). Salah satunya di Tukad Mati, dengan dukungan dua unit wheel loader untuk mempercepat proses pengerukan dan normalisasi.

Baca Juga:  SMSI Badung Gelar Literasi Digital, BPD Bali Bagikan Tips Aman Hadapi Kendala QRIS Pending

“Kemarin di Tukad Mati, kami juga bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk mendatangkan dua wheel loader untuk mempermudah pekerjaan ini,” katanya.

Pemkot Denpasar menargetkan seluruh pekerjaan normalisasi tersebut dapat diselesaikan pada akhir Oktober 2026.

“Kita targetkan akhir Oktober bisa selesai dikerjakan,” jelas Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa menjelaskan, pengendalian banjir di Kota Denpasar dilakukan melalui dua pendekatan utama, yakni pembangunan sistem drainase serta operasi pemeliharaan (OP) drainase.

Untuk pembangunan sistem drainase, pada tahun ini terdapat 11 lokasi yang menjadi sasaran pekerjaan. Lokasi tersebut meliputi Jalan Kerta Raharja Sidakarya, Jalan Gunung Salak, Jalan Gunung Catur, kawasan sekitar Pantai Duyung Sanur, sekitar SD 10 Sesetan, Jalan Tukad Batanghari, Jalan Pulau Adi Pedungan, Jalan Kebo Ireng Padangsambian Kaja, Gang Klampit Jalan Gunung Batur, Jalan Pura Demak III, serta Jalan Suradipa.

Selain pembangunan drainase, operasi pemeliharaan yang mencakup pengerukan dan normalisasi sungai dilaksanakan di 40 titik di Kota Denpasar.

Cipta Sudewa mengatakan sistem pengelolaan drainase di Denpasar terbagi dalam lima sistem. Sistem pertama berada di Tukad Badung, sistem kedua di Tukad Ayung, sistem ketiga di Tukad Mati, sistem keempat mencakup kawasan Renon, Panjer, Sanur, Sidakarya dan sekitarnya, sedangkan sistem kelima berada di Pemogan.

Baca Juga:  Rapat Kerja Bersama Komite I DPD RI, Wagub Giri Prasta Dorong Transformasi Manajemen ASN Bali

Menurut Cipta Sudewa, pembagian sistem tersebut menjadi dasar dalam menentukan strategi pengelolaan dan pengendalian banjir di masing-masing kawasan.

“Masing-masing sistem itu ada strategi tersendiri di dalam pengendalian pengelolaan untuk mengantisipasi banjir. Termasuk di sini di sistem 4, ada beberapa sungai-sungai yang dalam ukuran medium, tidak seperti besar seperti Ayung, Tukad Mati, maupun Tukad Badung, pengelolaannya seperti ini, kita lakukan OP,” jelasnya.

Normalisasi sungai dan pemeliharaan drainase menjadi bagian dari upaya Pemkot Denpasar menjaga kelancaran aliran air, khususnya menghadapi peningkatan curah hujan pada musim penghujan.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: HumasPemkotdps
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here