Pemkab Tabanan Lepas 20 Peserta KSPAN Ikuti Muspa Bali II 2026

0
1033
Foto: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga saat melepas 20 peserta KSPAN Kabupaten Tabanan untuk mengikuti Muspa Bali II Tahun 2026 di Kantor Bupati Tabanan, Senin (28/9/2026).

TABANAN, KEN-KENKHABARE – Pemerintah Kabupaten Tabanan mendorong penguatan peran pelajar dalam upaya pencegahan HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut disampaikan saat melepas 20 peserta Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) Kabupaten Tabanan yang akan mengikuti Temu Remaja KSPAN Provinsi Bali atau Muspa Bali II Tahun 2026.

Pelepasan kontingen berlangsung di Kantor Bupati Tabanan, Senin (28/9/2026), dan dilakukan oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga selaku Ketua KPA dan BNK Kabupaten Tabanan.

Sebanyak 20 siswa, terdiri atas 10 siswa SMP Negeri 2 Tabanan dan 10 siswa SMA Negeri 2 Tabanan, akan mengikuti kegiatan Muspa Bali II di Wisma Nangun Kerti, Pancasari, Buleleng, pada 29–30 September 2026. Mereka didampingi empat orang guru.

Baca Juga:  Sekda Eddy Mulya Ajak Siswa SMK PGRI 3 Denpasar Bangun Karakter dan Bijak Bermedia Sosial

Menyampaikan arahan Bupati Tabanan selaku Ketua KPA Kabupaten Tabanan, Wabup Dirga mendorong agar upaya pencegahan HIV/AIDS dan narkoba terus diperkuat melalui inovasi serta sosialisasi yang lebih luas dengan melibatkan pelajar.

Menurutnya, edukasi kepada generasi muda perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pemahaman mengenai HIV/AIDS dan bahaya narkoba dapat menjangkau lebih banyak sekolah, bahkan hingga tingkat desa dan kecamatan.

Karena itu, para pelajar yang tergabung dalam KSPAN diharapkan tidak hanya mengikuti kegiatan sebagai peserta, tetapi juga memanfaatkannya sebagai ruang belajar, membangun kepemimpinan, dan mengembangkan kreativitas dalam menyampaikan pesan edukasi kepada teman sebaya.

Wabup Dirga juga mendorong agar berbagai kegiatan positif KSPAN dikemas melalui konten media sosial sehingga pesan pencegahan HIV/AIDS dan narkoba dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat mendorong sekolah-sekolah lain di Tabanan untuk ikut berperan dalam gerakan pencegahan HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba.

Wabup Dirga berpesan agar para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menyerap berbagai pengetahuan maupun pengalaman selama mengikuti Muspa Bali II.

“Kami harapkan pada adik-adik yang bertugas nanti di sana, yang belajar, baik lomba maupun belajar ikuti dengan seksama. Biar ada apa yang didapatkan positif-positifnya di sana, ayo kita bawa ke daerah untuk disampaikan kepada rekan-rekan kita,” pinta Dirga.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru pembina, serta para pelajar yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Isi Galungan, Desa Adat Pemanis Gelar Ritual Tradisi Enam Bulanan

Muspa Bali II Tahun 2026 mengusung tema “Melalui Muspa Bali Ciptakan Generasi Muda Sehat, Cerdas dan Berkarakter Menuju Ending AIDS 2030”.

Perwakilan KSPAN Kabupaten Tabanan dari jenjang SMP dan SMA akan mengikuti rangkaian kegiatan bersama kontingen kabupaten/kota se-Bali.

Kegiatan tersebut meliputi temu KSPAN, capacity building, serta sejumlah lomba edukatif yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan kapasitas generasi muda dalam menyampaikan pesan pencegahan HIV/AIDS dan narkoba.

Wabup Dirga berharap keikutsertaan kontingen Tabanan tidak berhenti pada pengalaman selama kegiatan, tetapi dapat menghasilkan pengetahuan dan praktik positif yang kemudian dibawa kembali untuk memperkuat edukasi di sekolah dan masyarakat Kabupaten Tabanan.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: ProkopimTbn
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here