Wali Kota Jaya Negara Ngayah Nyangging di Pura Dalem Penataran Sari Banjar Pekandelan

0
1055
Foto: Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat melaksanakan ngayah nyangging serangkaian Karya Mamungkah Ngenteg Linggih di Pura Dalem Penataran Sari, Banjar Pekandelan, Desa Adat Denpasar, Kamis (17/9/2026).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara melaksanakan ngayah nyangging serangkaian Karya Mamungkah Ngenteg Linggih di Pura Dalem Penataran Sari, Banjar Pekandelan, Desa Adat Denpasar, Kamis (17/9/2026).

Kehadiran Jaya Negara dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk partisipasi dan kepedulian dalam mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat di tengah masyarakat. Momentum tersebut sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dengan krama adat dan masyarakat Kota Denpasar.

Serangkaian karya di Pura Dalem Penataran Sari juga dirangkaikan dengan upacara metatah yang diikuti 45 orang serta menek kelih yang diikuti lima orang.

Prawartaka Karya I Wayan Arya mengatakan seluruh rangkaian karya dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh krama.

Menurutnya, pelaksanaan metatah dan menek kelih yang dirangkaikan dalam karya tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan adat serta tradisi Bali.

Baca Juga:  Pemerintah Pusat Gerak Cepat Tangani Darurat Gempa M7,7 di NTT

Sementara itu, Jaya Negara mengatakan karya keagamaan dan adat memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi, budaya, serta nilai-nilai kebersamaan masyarakat Bali.

“Melalui pelaksanaan karya seperti ini, kita tidak hanya menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga menjaga adat, tradisi dan budaya Bali agar tetap lestari serta diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Jaya Negara.

Jaya Negara juga mengapresiasi semangat krama Banjar Pekandelan dan Desa Adat Denpasar yang bersama-sama menyukseskan seluruh rangkaian karya, termasuk pelaksanaan metatah massal dan menek kelih.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Hadiri Ibadah dan Perayaan Paskah MPUK Denpasar 2026

“Kebersamaan dan gotong royong seperti ini menjadi kekuatan dalam menjaga adat dan budaya Bali. Semoga seluruh rangkaian karya berjalan lancar dan memberikan kerahayuan bagi seluruh krama,” tambahnya.

Pelaksanaan karya berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dengan melibatkan krama serta masyarakat dalam berbagai rangkaian kegiatan upacara.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here