KKN Warmadewa Gerakkan UMKM dan Lingkungan Desa Daup

0
44
Foto: Mahasiswa KKN Universitas Warmadewa melaksanakan program pemberdayaan UMKM dan pelestarian lingkungan di Desa Daup, Kecamatan Kintamani, Bangli.

BANGLI, KEN-KENKHABARE — Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Warmadewa di Desa Daup, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu akademik, tetapi juga menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Mahasiswa KKN yang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa mengembangkan sejumlah kegiatan yang berfokus pada dua sektor, yakni penguatan UMKM dan pelestarian lingkungan desa. Pelaksanaan kegiatan tersebut berada di bawah bimbingan dosen pembimbing Gede Sanjaya Adi Putra, S.E., Ak., M.Si.

Program yang dilaksanakan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Daup. Di sektor ekonomi, mahasiswa melakukan pendataan UMKM sekaligus memberikan pendampingan pemanfaatan teknologi digital. Sementara di bidang lingkungan, kegiatan diarahkan pada percepatan penanganan sampah serta menjaga ekosistem darat melalui penanaman dan perawatan pohon.

Petakan Potensi UMKM Desa Daup

Baca Juga:  Gubernur Koster Minta OPD Inovatif, Realisasi PAD Bali 2026 Harus Digenjot

Salah satu kegiatan utama KKN Warmadewa adalah pendataan UMKM di Desa Daup. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu pemerintah desa memiliki informasi yang lebih terstruktur mengenai keberadaan, jenis, dan potensi usaha yang berkembang di masyarakat.

Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah desa dalam memetakan potensi ekonomi lokal sekaligus menyusun program pemberdayaan yang lebih tepat sasaran.

Dengan tersedianya basis data UMKM, pemerintah desa juga dapat lebih mudah mengidentifikasi kebutuhan para pelaku usaha, termasuk dalam menentukan bentuk pendampingan dan pengembangan usaha yang diperlukan.

Selain pendataan, mahasiswa memberikan pendampingan pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku UMKM.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memperkenalkan produk maupun jasa melalui media digital sehingga jangkauan promosi dapat diperluas.

Pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi perubahan pola pemasaran. Melalui media digital, pelaku UMKM Desa Daup diharapkan mampu meningkatkan visibilitas usaha, memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas, serta membangun pola promosi yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Foto: KKN Warmadewa juga memberikan perhatian terhadap persoalan lingkungan melalui program percepatan penanganan sampah di Desa Daup.

Dorong Percepatan Penanganan Sampah

Tidak hanya sektor ekonomi, mahasiswa KKN Warmadewa juga memberikan perhatian terhadap persoalan lingkungan melalui program percepatan penanganan sampah di Desa Daup.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan desa yang sehat dan nyaman.

Mahasiswa juga berupaya membangun kesadaran bahwa persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat secara bersama-sama.

Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pembangunan desa yang berkelanjutan, dengan mendorong kebiasaan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Tanam dan Rawat Pohon untuk Jaga Ekosistem

Program lingkungan juga diwujudkan melalui penanaman dan perawatan pohon sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem darat di Desa Daup.

Penanaman pohon diarahkan untuk mendukung keberadaan vegetasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut tidak berhenti pada penanaman. Mahasiswa juga melakukan perawatan terhadap pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Dengan demikian, kegiatan penghijauan diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan desa.

Kolaborasi Ekonomi, Hukum dan Lingkungan

Keterlibatan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum memberikan pendekatan multidisipliner dalam pelaksanaan KKN di Desa Daup.

Pengetahuan di bidang ekonomi diterapkan dalam pendataan, pengembangan dan promosi UMKM. Sementara perspektif hukum dapat mendukung pemahaman masyarakat terkait aspek legalitas dan tata kelola usaha.

Di sisi lain, program lingkungan menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam membangun kepedulian terhadap kebersihan serta kelestarian ekosistem desa.

Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor penting agar berbagai program tersebut dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan tidak berhenti setelah masa pelaksanaan KKN selesai.

Masih dalam Tahap Pelaksanaan

Hingga saat ini, rangkaian program KKN tersebut masih dalam tahap pelaksanaan. Mahasiswa bersama dosen pembimbing terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Daup dan masyarakat untuk menyesuaikan program dengan kebutuhan serta kondisi di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, KKN Universitas Warmadewa di Desa Daup diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pendataan dan digitalisasi diharapkan dapat memperkuat potensi ekonomi lokal, sedangkan penanganan sampah serta penanaman dan perawatan pohon diharapkan mendukung terciptanya lingkungan desa yang bersih, sehat dan berkelanjutan.

Lebih dari itu, kegiatan KKN ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus membangun kepedulian terhadap persoalan ekonomi, sosial dan lingkungan di tingkat desa.

Foto: Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor penting agar berbagai program tersebut dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Penulis: Tim KKN Unwar
Editor: I Nyoman Arta Wirawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here