Ringankan Beban Warga, Wawali Arya Wibawa Apresiasi Metatah Massal di Tegal Harum

0
49
Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri pelaksanaan Upacara Mepandes atau Metatah Massal yang digelar Pemerintah Desa Tegal Harum di Balai Banjar Bhuana Merta, Rabu (19/8).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE — Upaya Pemerintah Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, meringankan beban masyarakat dalam menjalankan kewajiban adat dan keagamaan mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.

Apresiasi tersebut disampaikan Arya Wibawa saat menghadiri Upacara Mepandes atau Metatah Massal yang digelar Pemerintah Desa Tegal Harum di Balai Banjar Bhuana Merta, Rabu (19/8/2026).

Sebanyak 72 peserta mengikuti pelaksanaan Metatah Massal tersebut. Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara gratis sehingga masyarakat peserta tidak dibebani biaya pelaksanaan upacara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Anggota DPRD Kota Denpasar Ni Luh Gede Ernawati, pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar, Perbekel Desa Tegal Harum I Komang Adi Widiantara, serta sejumlah undangan lainnya.

Didampingi Sekda Eddy Mulya, Arya Wibawa menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi terhadap pelaksanaan Karya Mepandes dan Menek Kelih secara massal tersebut.

Menurutnya, kegiatan yang difasilitasi pemerintah desa bukan hanya berkaitan dengan pelaksanaan kewajiban adat dan agama, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pelaksanaan upacara secara massal ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat. Selain membantu warga dalam menjalankan kewajiban adat dan agama, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong dan menyama braya dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Arya Wibawa.

Baca Juga:  Gubernur Koster Minta OPD Inovatif, Realisasi PAD Bali 2026 Harus Digenjot

Ia menilai pelaksanaan secara bersama-sama juga dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menjaga nilai kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat Bali.

Arya Wibawa menjelaskan, Mepandes memiliki makna penting sebagai bagian dari Manusa Yadnya sekaligus bentuk bakti kepada leluhur.

Pelaksanaan secara massal, kata dia, tidak hanya membantu masyarakat dari sisi pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan.

Momentum tersebut diharapkan dapat terus menjaga nilai sagilik-saguluk, salunglung sabayantaka, yakni semangat hidup bersama, saling membantu dan saling menguatkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dijaga karena menjadi kekuatan masyarakat dalam menjalankan kehidupan sosial, adat dan budaya,” demikian semangat yang ditekankan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Karya Menek Kelih dan Metatah Massal Desa Tegal Harum, I Made Karsana, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai dengan Upacara Menek Kelih pada Senin, 17 Agustus 2026.

Upacara yang berlangsung di Balai Banjar Bhuana Merta tersebut diikuti sebanyak 52 peserta dan dipuput oleh Ida Pedanda Istri Ngurah dari Griya Gede Aan, Klungkung.

Selanjutnya, Upacara Mepandes atau Metatah Massal dilaksanakan pada Rabu (19/8/2026) dengan jumlah peserta sebanyak 72 orang.

Baca Juga:  Atraksi 150 Penari Buka Bulfest 2026, “Uriping Rasa” Hidupkan Kembali Akar Budaya Buleleng

Seluruh rangkaian kegiatan difasilitasi Pemerintah Desa Tegal Harum dan dilaksanakan tanpa membebankan biaya kepada peserta.

“Seluruh rangkaian acara dapat diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya sedikit pun dari para peserta. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk pelayanan nyata pemerintah desa kepada masyarakat,” ujar I Made Karsana.

Pelaksanaan Metatah Massal tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan pemerintah di tingkat desa tidak hanya menyentuh aspek pembangunan fisik, tetapi juga dapat hadir dalam mendukung kehidupan sosial, adat dan budaya masyarakat.

Penulis/Editor: I Nyoman Arta W

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here