Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Lapangan Lumintang

0
54
Foto: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan memipin pelaksanaan apel upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali, Jumat (14/8) di Lapangan Lumintang, Denpasar.

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin apel upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Lapangan Lumintang, Denpasar, Jumat (14/8/2026).

Apel berlangsung tertib dan khidmat dengan diikuti jajaran Pemerintah Kota Denpasar serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar.

Prosesi diawali dengan pembacaan sejarah Provinsi Bali, dilanjutkan pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, serta menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Hadir dalam apel tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa membacakan pidato Gubernur Bali Wayan Koster yang menegaskan bahwa Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali menjadi momentum bagi seluruh krama Bali untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus meneguhkan komitmen menata masa depan Bali.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Suci Lascarya, Nusa Wijaya”, yang bermakna “Tulus Ikhlas untuk Kejayaan Bali.”

Tema tersebut menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat Bali untuk menjaga persatuan serta bersama-sama mewujudkan Bali yang berkualitas, unggul, berdaya saing dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali, Koster Tegaskan Pengabdian ASN Harus Tulus dan Berintegritas

Dalam pidatonya, Gubernur Koster juga menekankan bahwa perjalanan Bali sejak tahun 1958 telah diwarnai berbagai kemajuan dan prestasi.

Karena itu, ketulusan, integritas, gotong royong dan tanggung jawab diharapkan menjadi landasan dalam setiap karya, pengabdian serta pelayanan kepada masyarakat.

Arah pembangunan Bali ke depan, lanjutnya, tetap berlandaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

Visi tersebut menempatkan kelestarian alam, manusia dan kebudayaan Bali sebagai fondasi utama pembangunan.

Untuk mewujudkannya, pembangunan Bali diarahkan melalui enam bidang prioritas, yakni:

  1. Adat, agama, tradisi, seni dan budaya serta kearifan lokal;
  2. Kesehatan, pendidikan, pemuda, olahraga, jaminan sosial dan ketenagakerjaan;
  3. Transformasi perekonomian melalui Ekonomi Kerthi Bali;
  4. Infrastruktur dan transportasi;
  5. Lingkungan, kehutanan dan energi;
  6. Bali Pulau Digital dan keamanan Bali.

Pembangunan tersebut juga diarahkan dengan semangat “Satu Pulau, Satu Pola, dan Satu Tata Kelola”, sehingga pembangunan Bali dapat berlangsung secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah dan terintegrasi.

Dalam pidato tersebut, Gubernur Koster turut menekankan pentingnya periode 2025–2030 sebagai momentum awal pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125.

Keberhasilan pembangunan pada periode awal tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan sekaligus masa depan generasi penerus Bali.

Baca Juga:  Koster Instruksikan ASN Bali Tingkatkan Kinerja dan Integritas, Targetkan Pelayanan Publik Zero Complaint

Sejalan dengan arah tersebut, Pemerintah Kota Denpasar menyatakan komitmennya untuk terus mendukung dan menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali.

Kolaborasi antarpemerintah daerah dinilai penting agar pembangunan Bali dapat berjalan dalam arah yang sama dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menutup pembacaan pidato, Wawali Arya Wibawa mengajak seluruh generasi muda untuk tetap kompak, guyub, bersatu dan solid dalam mewujudkan harapan Bali Era Baru.

Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali serta mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat kebersamaan sebagai kekuatan untuk menjaga alam, manusia dan kebudayaan Bali.

“Selamat Hari Jadi ke-68, Dirgahayu Provinsi Bali. Semoga Bali semakin maju, sejahtera, dan tetap teguh menjaga jati diri serta warisan budaya untuk generasi mendatang,” ujar Arya Wibawa.

Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Kota Denpasar tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Provinsi Bali dalam melanjutkan pembangunan Bali yang berlandaskan nilai budaya, keberlanjutan dan kepentingan masyarakat.

Penulis/Editor: I Nyoman Arta W

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here