Sembagi Arutala Denpasar Diangkat di Webinar Nasional KORPRI, Jadi Model Perlindungan Pekerja Rentan

0
43
Foto: Sekda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya saat menjadi narasumber Webinar Nasional KORPRI Berbagi dan memaparkan inovasi Sembagi Arutala untuk perlindungan pekerja rentan, Kamis (13/8/2026). (Hmsdps).

DENPASAR, KEN-KEN – Inovasi Sembagi Arutala Pemerintah Kota Denpasar mendapat perhatian di tingkat nasional. Program yang mengedepankan kepedulian dan gotong royong ASN dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja rentan tersebut dipaparkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, dalam Webinar Nasional KORPRI Berbagi, Kamis (13/8/2026).

Webinar yang mengusung tema “KORPRI Peduli KORPRI Berbagi: Aksi Nyata ASN untuk Kemanusiaan dan Perlindungan Sosial” tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti jajaran KORPRI serta ASN dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, sebagai keynote speaker.

Dalam kesempatan tersebut, IGN Eddy Mulya didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Denpasar, Adventus Edison Souhuwat, menjadi narasumber dengan mengangkat topik “Sembagi Arutala: Inovasi Perlindungan Pekerja Rentan dari Kebesaran Hati ASN Kota Denpasar.”

Di hadapan peserta webinar nasional, IGN Eddy Mulya memaparkan bagaimana semangat berbagi dan kepedulian ASN dapat dikembangkan menjadi gerakan nyata untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya kelompok pekerja rentan.

Menurutnya, ASN tidak hanya memiliki peran dalam menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan publik, tetapi juga memiliki ruang untuk menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Sembagi Arutala menjadi salah satu bentuk kepedulian dan semangat gotong royong ASN Kota Denpasar.

“Semangat berbagi ini lahir dari kepedulian. Ketika ASN memiliki kebesaran hati untuk berbagi, maka akan muncul kekuatan bersama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar IGN Eddy Mulya.

Konsep tersebut menempatkan ASN bukan hanya sebagai aparatur negara yang bekerja di balik meja pemerintahan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitarnya.

IGN Eddy Mulya menjelaskan, perlindungan terhadap pekerja rentan merupakan bagian penting dalam membangun sistem perlindungan sosial yang inklusif.

Kelompok pekerja rentan memiliki tingkat risiko sosial dan ekonomi yang relatif tinggi sehingga membutuhkan dukungan agar memiliki rasa aman dalam menjalankan aktivitas dan memenuhi kebutuhan keluarganya.

Karena itu, menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, ASN, BPJS Ketenagakerjaan dan berbagai pemangku kepentingan menjadi penting untuk memperluas cakupan perlindungan sosial.

“Perlindungan pekerja rentan merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif. Karena itu, kolaborasi dan kepedulian seluruh ASN menjadi kekuatan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Dukung Pembukaan Fakultas Kedokteran UNBI, Perkuat Denpasar sebagai Pusat Pendidikan Kesehatan

Masuknya Sembagi Arutala dalam forum Webinar Nasional KORPRI Berbagi memberikan dimensi baru bagi inovasi tersebut. Program yang tumbuh dari lingkungan Pemerintah Kota Denpasar tersebut tidak hanya diposisikan sebagai praktik baik daerah, tetapi juga sebagai inspirasi yang dapat dikembangkan di daerah lain.

Forum nasional tersebut sekaligus menjadi ruang pertukaran pengalaman mengenai berbagai praktik baik yang telah dilakukan oleh KORPRI dan ASN di berbagai daerah.

Semangat tersebut kemudian diarahkan untuk berkembang menjadi sebuah gerakan yang lebih luas, sehingga aksi kemanusiaan dan perlindungan sosial yang telah dilakukan di daerah dapat direplikasi sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

Bagi Kota Denpasar, pengenalan Sembagi Arutala di tingkat nasional menjadi bentuk pengakuan terhadap pentingnya inovasi sosial yang berangkat dari kepedulian aparatur pemerintah.

Lebih dari sekadar program, semangat tersebut diharapkan dapat membangun budaya ASN yang memiliki kepedulian sosial dan mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

IGN Eddy Mulya berharap pengalaman Kota Denpasar melalui Sembagi Arutala dapat menjadi inspirasi bagi jajaran KORPRI di daerah lainnya.

“Harapan kami, apa yang telah dilakukan di Kota Denpasar dapat menjadi inspirasi dan direplikasi oleh KORPRI di seluruh Indonesia. Dengan semangat kebersamaan, kepedulian dan gotong royong, ASN dapat hadir lebih dekat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Perkuat Pembangunan Sekala-Niskala, Pemprov Bali Ngaturang Pekeling di Pura Agung Besakih

Penguatan semangat KORPRI Berbagi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan webinar atau kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi budaya dalam pelaksanaan pengabdian ASN kepada masyarakat.

Dengan demikian, Sembagi Arutala dapat menjadi contoh bahwa inovasi pemerintahan tidak selalu berbentuk teknologi atau digitalisasi pelayanan. Inovasi juga dapat lahir dari kebesaran hati, kepedulian dan gotong royong ASN untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Webinar nasional tersebut sekaligus memperkuat komitmen KORPRI dalam mendorong aksi nyata ASN di bidang kemanusiaan dan perlindungan sosial, serta membangun solidaritas sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Penulis/Editor: I Nyoman Arta W

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here