Wawali Arya Wibawa Dukung Pembukaan Fakultas Kedokteran UNBI, Perkuat Denpasar sebagai Pusat Pendidikan Kesehatan

0
45
Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Fakultas Kedokteran yang diadakan oleh Universitas Bali Internasional (UNBI), Kamis (13/8).

DENPASAR, KEN-KEN – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas Bali Internasional (UNBI), Kamis (13/8/2026).

Evaluasi tersebut merupakan bagian dari tahapan visitasi yang dilakukan oleh tim evaluator Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Proses evaluasi dilaksanakan secara daring untuk menilai kesiapan UNBI dalam membuka Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi.

Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut, mulai dari kesiapan kurikulum, sumber daya manusia dosen, sarana dan prasarana, hingga ketersediaan wahana pendidikan dan rumah sakit jejaring yang akan mendukung pelaksanaan pendidikan kedokteran.

Rektor Universitas Bali Internasional, Prof. Dr. dr. I Made Bakta, mengatakan visitasi tersebut menjadi momentum penting bagi UNBI dalam memenuhi seluruh persyaratan pembukaan program pendidikan kedokteran.

Menurutnya, civitas akademika UNBI telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kesiapan institusi, baik dari sisi akademik maupun infrastruktur.

“Kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas tinggi di Bali. Evaluasi lapangan ini menjadi ruang krusial bagi kami untuk membuktikan kesiapan kurikulum, kompetensi SDM calon dosen, serta keandalan sarana prasarana yang kami miliki,” ujar I Made Bakta.

Proses asesmen berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan dibagi ke dalam sejumlah ruang virtual atau breakout room. Evaluasi difokuskan pada tiga aspek fundamental, yakni kurikulum dan sumber daya manusia, wahana pendidikan, serta sarana dan prasarana.

Rangkaian evaluasi kemudian dijadwalkan ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan Berita Acara Evaluasi Lapangan antara tim evaluator Kementerian dan pihak Universitas Bali Internasional.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi atas langkah strategis UNBI untuk membuka Fakultas Kedokteran.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Hadiri Prosesi Ngratep, Melaspas dan Pasupati Pelawatan Ida Bhatara Pura Puseh Sumerta

Menurutnya, kehadiran institusi pendidikan kedokteran baru memiliki nilai strategis, tidak hanya bagi perkembangan pendidikan tinggi, tetapi juga dalam mendukung penguatan sektor kesehatan di Kota Denpasar dan Bali.

“Pemerintah Kota Denpasar mendukung penuh usulan pembukaan Fakultas Kedokteran di UNBI. Kehadiran FK baru ini sangat strategis untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter, mengoptimalkan jaringan rumah sakit serta puskesmas daerah sebagai wahana pendidikan, sekaligus memperkokoh Denpasar sebagai pusat edukasi yang unggul,” tegasnya.

Dukungan tersebut sekaligus membuka peluang penguatan sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang terintegrasi.

Bagi Denpasar, keberadaan perguruan tinggi dengan program pendidikan kedokteran juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Usulan pembukaan pendidikan kedokteran UNBI juga memiliki arti penting dalam konteks kebutuhan tenaga kesehatan di Bali dan kawasan Nusa Tenggara.

UNBI berharap proses evaluasi tersebut dapat menghasilkan rekomendasi resmi sebagai bagian dari tahapan menuju izin pembukaan program studi. Kehadiran program pendidikan kedokteran diharapkan dapat berkontribusi dalam menyiapkan tenaga dokter yang memiliki kompetensi akademik dan profesional sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Wabup Bagus Alit Sucipta Upasaksi Puncak Piodalan Padudusan Agung di Pura Dalem Desa Adat Ambengan

Kolaborasi antara perguruan tinggi dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan daerah menjadi salah satu faktor penting. Wahana pendidikan tidak hanya memberikan pengalaman klinis kepada mahasiswa, tetapi juga dapat mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di lapangan.

Jika seluruh tahapan persyaratan dapat terpenuhi, pembukaan Fakultas Kedokteran UNBI akan menambah pilihan pendidikan kedokteran di Bali sekaligus memperkuat posisi Denpasar sebagai salah satu pusat pendidikan dan kesehatan di kawasan Indonesia bagian tengah.

Dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap proses tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas serta memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.

Penyejik/Editor : I Nyoman Arta W

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here