Hadiri Ngenteg Linggih Pura Dalem Ambengan, Bupati Adi Arnawa Serahkan Hibah Rp1,9 Miliar

0
66
Foto: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menandatangani prasasti karya sekaligus menyerahkan hibah Pemkab Badung sebesar Rp1,9 miliar dalam Karya Ngenteg Linggih Pura Dalem Desa Adat Ambengan, Rabu (29/7/2026).

BADUNG, KEN-KEN – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Karya Ngenteg Linggih dan Padudusan Agung Menawa Ratna, Madasar Tawur Balik Sumpah Madyaning Utama di Pura Dalem Desa Adat Ambengan, Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Rabu (29/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan secara simbolis bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Badung sebesar Rp1,9 miliar. Penyerahan hibah dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti karya sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan yadnya serta pelestarian adat dan budaya Bali.

Rangkaian karya dipuput oleh Ida Peranda Putra Watulumbang dari Griya Gede Baha selaku Yajamana Karya.

Turut hadir Anggota DPD RI daerah pemilihan Bali I Komang Merta Jiwa, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, perwakilan Camat Abiansemal, unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Perbekel Desa Ayunan I Made Kumara Nata, Bendesa Adat Ayunan I Made Seniartha, Bendesa Adat Ambengan I Made Miasa, serta krama Desa Adat Ambengan.

Baca Juga:  Purnama Sasih Karo, Bupati Sanjaya Ajak ASN Perkuat Integritas dan Pengabdian kepada Masyarakat

Dalam sembrama wecana-nya, Adi Arnawa menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur, pelestarian adat dan budaya, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ketiga aspek tersebut dinilai saling berkaitan dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat di Kabupaten Badung.

Adi Arnawa juga menyampaikan apresiasi kepada krama Desa Adat Ambengan yang telah menunjukkan semangat kebersamaan dalam mempersiapkan dan melaksanakan rangkaian karya.

“Selain sebagai upaya melestarikan budaya dan meningkatkan sradha bhakti, pelaksanaan karya ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Badung untuk menyosialisasikan berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan kepada krama Desa Adat Ambengan,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga:  Suzuki XL7 Terbaru Meluncur, Tampil Lebih Berani dengan Fitur Keselamatan Lengkap dan Teknologi Hybrid

Ia mengajak seluruh masyarakat mempertahankan kekompakan, persatuan, serta semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan utama desa adat dalam melaksanakan kegiatan keagamaan dan pembangunan.

“Tetap jaga kekompakan, persatuan, dan semangat gotong royongnya. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita rawat bersama dalam membangun Badung,” tegasnya.

Menurut Adi Arnawa, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik. Pembangunan juga harus memastikan adat, budaya, nilai spiritual, dan kualitas manusia Bali tetap terpelihara di tengah perkembangan pariwisata.

Karena itu, dukungan terhadap pelaksanaan karya keagamaan dan pembangunan sarana prasarana di desa adat merupakan bagian dari kebijakan pembangunan Badung yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal.

Kelian Dinas Banjar Ambengan, Ida Bagus Ari Gunada, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan yang diberikan dalam pembangunan serta pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih di Pura Dalem Desa Adat Ambengan.

Ia mengatakan, keberhasilan pelaksanaan karya tidak terlepas dari dukungan pemerintah, Pemerintah Desa Ayunan, prajuru desa adat, panitia, serta seluruh krama yang bergotong royong sejak tahap persiapan.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang telah banyak membantu Desa Adat Ambengan, baik dalam pembangunan maupun pelaksanaan karya ini,” ujarnya.

Ida Bagus Ari Gunada juga mengapresiasi Pemerintah Desa Ayunan dan seluruh krama Desa Adat Ambengan yang telah bersatu menyukseskan rangkaian upacara.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Ayunan yang telah membantu pelaksanaan karya ini serta krama Desa Adat Ambengan yang telah bersatu dan bergotong royong dalam menyukseskan karya,” katanya.

Pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menyucikan dan mengukuhkan kembali palinggih, meningkatkan sradha bhakti umat, serta mempererat persatuan dan kebersamaan krama Desa Adat Ambengan.

Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, desa adat, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara dalam mendukung pembangunan Badung yang tetap berakar pada adat, agama, seni, tradisi, dan budaya Bali.

Pewarta/Editor: I Nyoman Arta Wirawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here